Deadlock! Warga Roomo Gresik dan PT Linde Belum Sepakat Soal Kompensasi Kebocoran Pabrik

Permintaan kompensasi atas kasus kebocoran pabrik gas milik grup PT Linde Indonesia berlangsung alot. Tawar menawar nilai kompensasi terjadi di dua belah pihak.

06 Aug 2025 - 19:14
Deadlock! Warga Roomo Gresik dan PT Linde Belum Sepakat Soal Kompensasi Kebocoran Pabrik
Suasana audiensi soal kompensasi kasus kebocoran pabrik gas milik grup PT Linde Indonesia. (Foto: Anis/SJP)

GRESIK, SJP - Perusahaan grup PT Linde Indonesia menawar kompensasi kasus kebocoran pabrik mencapai 50 persen dari permintaan warga Desa Roomo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

Adapun permintaan warga yakni Rp1,5 juta bagi warga terdampak parah, sedangkan Rp1 juta bagi warga terdampak lainnya per Kepala Keluarga (KK).

Sedangkan pihak Linde menawar Rp750 ribu bagi warga terdampak parah, sedangkan Rp500 ribu bagi warga terdampak lainnya per rumah.

Di mana warga Desa Roomo ada sebanyak 1.950 Kepala Keluarga (KK) dengan total 1.142 rumah.

Penawaran kompensasi itu sempat dinaikkan menjadi Rp1 juta bagi warga terdampak parah, sedangkan Rp600 ribu bagi warga terdampak lainnya per rumah.

Warga masih belum menemui kesepakatan bilai kompensasi tersebut hingga audiensi berlangsung buntu atau deadlock.

Pihak Linde Indonesia mengaku masih perlu berkoordinasi dengan manajemen pusat untuk permintaan warga tersebut.

"Kami sampaikan jika bapak-bapak sepakat dengan penawaran yang terakhir bisa kita finalkan sekarang. Namun jika itu belum sepakat kita mohon waktu sampai besok," kata Kepala HRD Anita, saat mengakhiri audiensi di Balaidesa Roomo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Rabu (6/8/2025).

Anita menyampaikan, perlunya berkoordinasi dengan kantor regional soal nilai kompensasi warga terdampak kebocoran pabrik gas ini.

Sementara itu, Plt Ketua BPD Desa Roomo, Zainal Arifin, menyampaikan warga sepakat menunggu hasil keputusan akhir kompensasi dari PT Linde Indonesia, Kamis (7/8/2025).

"Kita sepakat menunggu sampai besok," pungkasnya. 

Diketahui, audiensi kesepakatan nilai kompensasi warga terdampak kebocoran pabrik PT Linde Indonesia di Balaidesa Roomo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, berlangsung alot. 

Perwakilan warga sempat tersulut emosi lantaran kompensasi uang tunai yang diajukan ditawar manajemen PT Linde berupa sembako. 

Adapun permintaan warga tersebut uang tunai sebesar Rp1,5 juta per KK bagi warga terdampak parah. Dan uang tunai sebesar Rp1 juta bagi warga terdampak lainnya. 

Rapat audiensi soal kompensasi itu turut dihadiri oleh Badan Pemberdayaan Desa (BPD), serta Ketua RW dan RT. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow