Cegah Kecelakaan, KAI Daop 7 Madiun Tutup Perlintasan Liar di Talun Blitar

Penutupan dilakukan di jalur rel antara Stasiun Garum dan Stasiun Talun pada Selasa (19/5/2026) sebagai upaya mencegah potensi kecelakaan di perlintasan tidak resmi.

20 May 2026 - 10:30
Cegah Kecelakaan, KAI Daop 7 Madiun Tutup Perlintasan Liar di Talun Blitar
Petugas melakukan penutupan pwrlintasan liar di Talun Blitar. (Foto : Istimewa)

BLITAR, SJP — Akses perlintasan liar di jalur kereta api wilayah Talun, Kabupaten Blitar, kembali ditutup oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun.

Penutupan dilakukan di jalur rel antara Stasiun Garum dan Stasiun Talun pada Selasa (19/5/2026) sebagai upaya mencegah potensi kecelakaan di perlintasan tidak resmi.

Lokasi yang ditutup berada di Dusun Sempol, Kelurahan Talun, Kecamatan Talun. Petugas memasang patok rel dan palang berbahan bantalan besi agar kendaraan tidak dapat lagi melintas di jalur tersebut.

Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan perlintasan liar menjadi salah satu titik rawan kecelakaan karena tidak memiliki sistem pengamanan maupun penjaga.

"Perlintasan tidak resmi sangat berbahaya bagi pengguna jalan maupun perjalanan kereta api karena tidak dilengkapi perangkat keselamatan," kata Tohari, Rabu (20/5/2026).

Menurutnya, masyarakat yang biasa melintas di lokasi tersebut diarahkan untuk menggunakan jalur alternatif melalui perlintasan resmi JPL 168A yang telah dilengkapi palang pintu dan petugas penjaga.

Penutupan akses tersebut melibatkan sejumlah pihak, mulai dari internal KAI, Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar, aparat keamanan, pemerintah kecamatan, perangkat desa, hingga tokoh masyarakat setempat.

KAI juga meminta warga untuk tidak membuka kembali akses baru secara ilegal di sekitar jalur rel. Sebab, keberadaan perlintasan liar dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan dan dapat mengganggu operasional perjalanan kereta api.

"KAI mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan perjalanan kereta api dengan tidak membuat maupun menggunakan perlintasan liar. Gunakanlah perlintasan resmi yang telah dilengkapi fasilitas keselamatan," tutupnya. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow