Bubarkan Dua Kelompok Pemuda Hendak Tawuran di Jogoroto Jombang, Polisi Amankan 6 Unit Sepeda Motor

Tidak satupun diantara dua kelompok pemuda yang diamankan, namun upaya polisi membuahkan hasil dengan mengamankan 6 unit sepeda motor yang diduga milik para pelaku yang hendak tawuran.

09 Jul 2025 - 23:21
Bubarkan Dua Kelompok Pemuda Hendak Tawuran di Jogoroto Jombang, Polisi Amankan 6 Unit Sepeda Motor
Terlihat sekelompok pemuda membawa kayu berjalan menuju satu arah di Desa Tambar, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang. (Ist/SJP)

JOMBANG, SJP – Polisi bubarkan dua kelompok yang hendak tawuran di jalan poros Kecamatan Jogoroto-Peterongan, tepatnya Desa Tambar, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang pada Rabu (9/7/2025) sekitar pukul 02.30 WIB dini hari. 

Tidak satupun di antara dua kelompok pemuda yang diamankan, namun upaya polisi membuahkan hasil dengan mengamankan 6 unit sepeda motor yang diduga milik para pelaku yang hendak tawuran. 

Kapolsek Jogoroto, AKP M Djulan menyampaikan, upaya polisi membubarkan aksi tawuran menyusul laporan dari warga. Di mana saat bersama jajaran anggota Polsek Jogoroto sedang melakukan penjagaan dan penyekatan di Dusun Semanding, Desa Sumbermulyo.

"Kami mendapat informasi bahwa ada sekelompok pemuda yang diduga hendak tawuran di Desa Tambar. Kami langsung menuju lokasi dan mendapati sekelompok pemuda dengan ciri-ciri memakai hoodie hitam dan masker," ujar AKP M Djulan dalam pesan diterima wartawan. 

Setiba di lokasi sekitar tempat tawuran, para pemuda tersebut langsung melarikan diri. Polisi sempat melakukan pengejaran, namun tidak ada yang berhasil diamankan. Meski begitu, hasil penyisiran di lokasi, Polisi menemukan dan mengamankan enam unit sepeda motor diparkir di belakang salah satu rumah warga di Desa Tambar.

"Polisi masih menyelidiki lebih lanjut identitas para pelaku dan dugaan rencana tawuran tersebut. Warga diimbau tetap tenang dan melaporkan aktivitas mencurigakan ke pihak berwajib," bebernya. 

Sementara itu, warga berinisial N menyebut para pemuda tersebut diduga berasal dari dua kelompok dan sempat membawa petasan serta sejumlah kayu. Ia mengaku terkejut dan menyebutkan bahwa suara keras sempat terdengar saat dirinya sedang tertidur. 

"Awalnya kami tidak berani keluar rumah, tapi karena warga kampung banyak yang sudah di luar, akhirnya saya ikut keluar juga," ujarnya.

Warga menduga para pemuda tersebut bukan berasal dari desa setempat. Kebanyakan dari mereka menggunakan hoodie hitam dan mengenakan masker. 

"Saya tadi cuma memberi kabar agar warga yang melewati jalan ini malam hari bisa lebih waspada. Tidak ada niatan lain," pungkasnya. 

Dalam dua video rekaman warga berdurasi 1 menit 14 detik dan 1 menit 43 detik yang diterima wartawan terlihat sekelompok pemuda membawa kayu terlihat berlari menuju satu arah diduga hendak menyerang kelompok lain. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow