BPBD Kota Probolinggo Petakan Sejumlah Titik Rawan Bencana di tengah Musim Pancaroba
BPBD Kota Probolinggo menilai, sejumlah ancaman bencana perlu diantisipasi, seperti banjir, angin kencang, kebakaran, banjir bandang, dan banjir rob di pesisir utara
KOTA PROBOLINGGO, SJP — Menjelang musim hujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Probolinggo mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan.
Berdasarkan Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) 2017, sejumlah ancaman bencana perlu diantisipasi, seperti banjir, angin kencang, kebakaran, banjir bandang, dan banjir rob di pesisir utara.
Kalaksa BPBD Kota Probolinggo, Boedi Harjanto, menyatakan bahwa pihaknya telah mengambil sejumlah langkah kesiapsiagaan.
"Kami telah melaksanakan apel kesiapsiagaan, gladi lapang, serta pemasangan Early Warning System (EWS) di lima titik rawan," ujarnya Selasa, (30/9/2025).
Sistem peringatan dini tersebut, menurut Boedi, berupa CCTV real-time dan sensor ketinggian air untuk memantau potensi banjir.
Upaya struktural juga dilakukan, seperti pembangunan tanggul penahan banjir di Kelurahan Sumbertaman dan Kedungasem.
Boedi juga mengidentifikasi dua lokasi yang perlu diwaspadai saat ini, yaitu Kampung Dok di Kecamatan Mayangan akibat banjir rob, dan Kelurahan Kedung Galeng karena berpotensi terdampak aliran sungai dari curah hujan tinggi di wilayah. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

