Belum Ada Hasil Forensik, Kasus Dugaan Janin di Apartemen Rungkut Surabaya Jalan di Tempat

Hampir dua pekan berlalu, penyelidikan kasus temuan benda diduga janin di Apartemen Gunawangsa Rungkut Surabaya mandek karena hasil forensik RS Bhayangkara Polda Jatim belum keluar.

21 Jan 2026 - 19:56
Belum Ada Hasil Forensik, Kasus Dugaan Janin di Apartemen  Rungkut Surabaya Jalan di Tempat
Area parkir apartemen yang menjadi lokasi penemuan diduga janin berbungkus plastik di sebuah apartemen di kawasan Rungkut, Surabaya, Kamis (9/1/2026). (Polsek Rungkut for SJP)

SURABAYA, SJP — Penyelidikan kasus temuan bungkus plastik yang diduga berisi janin di salah satu apartemen di kawasan Rungkut, Surabaya, belum menunjukkan perkembangan meski penyidikan sudah berjalan hampir dua pekan. 

Hingga kini, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan forensik yang menjadi kunci penentuan arah penanganan perkara tersebut.

Diketahui sebelumnya, plastik berisi gumpalan darah terbungkus plastik itu ditemukan tergeletak di tempat sampah area parkiran Apartemen Gunawangsa Rungkut pada Kamis, 8 Januari 2026. 

Benda mencurigakan itu pertama kali ditemukan oleh Suhadi, petugas kebersihan apartemen, setelah mencium bau anyir saat membersihkan area parkir lantai dua sekitar pukul 14.30 yang sebelumnya ia kira limbah daging produksi.

Kapolsek Rungkut Kompol Agus Santoso mengatakan, lambannya perkembangan kasus itu disebabkan hasil pemeriksaan forensik dari Rumah Sakit Bhayangkara HS Samsoeri Mertojoso Polda Jawa Timur yang hingga kini belum diterbitkan.

"Belum ada, jadi kemarin anggota sudah ke RS Bhayangkara Polda Jatim, dan hasilnya memang belum keluar," ujar Agus saat dikonfirmasi, Rabu (21/1/2026).

Agus menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin berspekulasi terkait lamanya proses pemeriksaan forensik. Ia menuturkan, hasil resmi dari laboratorium forensik menjadi dasar utama bagi polisi untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya.

"Kami masih menunggu hasil pemeriksaan forensik. Selama itu belum keluar, kami juga tidak bisa menyimpulkan apakah itu janin atau bukan," tandasnya.

Belum keluarnya hasil forensik tersebut membuat penyelidikan lanjutan belum dapat dilakukan. Polisi pun belum bisa memastikan apakah bungkusan mencirikan yang ditemukan itu benar merupakan janin manusia atau bukan, sehingga status kasus masih berada pada tahap awal penyelidikan.

Hingga saat ini, aparat kepolisian masih menunggu kepastian hasil laboratorium forensik guna menentukan langkah hukum berikutnya, termasuk kemungkinan peningkatan status perkara apabila hasil pemeriksaan menguatkan dugaan awal. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow