Bantu Cegah Demam Berdarah, ABI DPD Bondowoso Fogging Rumah Warga

ABI Responsif juga mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan dengan menerapkan 3M plus. Hindari genangan air di sekitar rumah, buang sampah pada tempatnya dan jaga kesehatan.

03 Mar 2024 - 18:30
Bantu Cegah Demam Berdarah, ABI DPD Bondowoso Fogging Rumah Warga
Salah seorang petugas saat pengasapan di rumah warga (Foto : Rizqi/SJP)

Kabupaten Bondowoso, SJP - Memasuki musim hujan di Kabupaten Bondowoso yang menyebabkan meningkatnya pasien Demam Berdarah Dengue (DBD), menjadi perhatian banyak pihak.

Salah satunya, Ormas Ahlul Bait Indonesia (ABI), DPD Kabupaten Bondowoso bekerjasama dengan ABI Responsif yang menggelar bakti sosial dengan melakukan fogging di Desa Pejaten, Jambesari dan Kampung Arab Kelurahan Kademangan, Ahad (3/3/2024).

Menurut Hasan Bin Ali Bin Syekh Abubakar, Divisi Humas DPD Ormas ABI Bondowoso, kepada suarajatimpost.com mengatakan, bakti sosial yang digelar oleh ormasnya merupakan bentuk ibadah mengharap ridho Allah.

Oleh karena itu, pihaknya menilai fogging yang dilakukan di beberapa tempat, bisa membantu menangani penyebaran nyamuk aedes aegypti yang menularkan penyakit demam berdarah.

"Tidak ada tendensi apapun, kecuali ganjaran ridho Allah, melalui kegiatan kemanusiaan. Alhamdulillah masyarakat sangat antusias memberikan dukungan kegiatan fogging yang kami lakukan ini," ungkapnya.

Dengan menggunakan 3 alat fogging milik ABI Responsif, kegiatan tersebut tidak serta merta tanpa koordinasi dengan kepala desa.

Sebelumnya, kata Hasan, pihaknya sudah berkoordinasi dan berizin kepada pemangku wilayah masing-masing, dan kegiatan tersebut dibiayai oleh anggota ABI DPD Bondowoso serta para donatur.

"Kami minta izin ke kepala desa, Ketua RT dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Sehingga, kegiatan ini bisa dilaksanakan dengan lancar dan disambut antusias warga," tuturnya.

Dirinya juga mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan dengan menerapkan 3M plus. Hindari genangan air di sekitar rumah, buang sampah pada tempatnya dan jaga kesehatan.

"Mari jaga kebersihan lingkungan agar tidak menjadi sarang nyamuk aedes aegypti. Karena di musim penghujan yang lembab dan banyak genangan air menyebabkan perkembangbiakan nyamuk meningkat," pesannya.

Mewakili ABI Responsif, Hasan juga berpesan kepada pemerintah agar senantiasa cepat tanggap dalam menangani dan mencegah penyakit demam berdarah di Kabupaten Bondowoso.

"Pemerintah harus cepat tanggap. Karena yang kami dengar saat ini penderita demam berdarah di Kabupaten Bondowoso meningkat. Kami juga siap untuk berkolaborasi," tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Rumah Sakit Umum dr H Koesnaedi Bondowoso mencatat ada peningkatan pasien Demam Berdarah sampai akhir bulan Februari 2024, yang terbagi dalam pasien dewasa dan anak-anak.

Untuk bulan Februari 2024, pasien DBD dewasa yang dirawat di paviliun Bougenville 51 pasien dan yang dirawat di paviliun Melati 54 pasien anak. (*)

Editor: Tri Sukma 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow