Bakso Jadi Makanan Favorit Warga Bondowoso Saat Lebaran, Begini Cara Membuatnya
Sebenarnya bukan hanya warga Bumi Ki Ronggo saja yang suka dengan bakso. Makanan berbentuk bulat ini mulai disajikan dengan berbagai kuah pedas dengan mie yang menggoda selera. Selamat menikmati!
SUARAJATIMPOST.COM – Sebenarnya, saat merayakan Hari Raya Idulfitri yang paling ditunggu-tunggu setelah saling bersilaturahmi, adalah menyantap makanan khas yang selalu dihidangkan saat bercengkrama dengan keluarga.
Berbagai makanan, seperti, opor ayam, ketupat sayur, rendang, dan makanan serba daging lainnya hampir merata menghiasai meja makan umat muslim yang tengah merayakan indahnya Lebaran.
Namun, akhir-akhir ini, ada yang lebih sering emak- emak masak jauh-jauh hari sebelum Lebaran, untuk disajikan saat bertemua keluarga usai bersalam-salaman. Yakni, bakso daging sapi, ayam dan bakso ikan.
Sebagian besar bakso dari berbagai bahan ini dibuat sebelum Lebaran tiba. Sehingga, saat menyambut tamu, tetangga dan saudara, kaum hawa tidak perlu masak, tinggal menghangatkan bakso. Simpel kan.
Apalagi di siang hari, meski suara takbir yang semalaman berkumandang telah meredup, masyarakat muslim masih melakukan rangkaian tradisi Lebaran, mulai dari berziarah kubur hingga bersilaturahmi ke rumah saudara.
Asal usul bakso
Dilansir dari Kimbo.id, bakso telah ada di Tiongkok sejak masa akhir Dinasti Ming. Dahulu, seorang pemuda bernama Meng Bo ingin memasakkan ibunya yang sudah lanjut usia daging yang lembut dan empuk supaya ibunya dapat makan dengan mudah.
Ia kemudian menumbuk daging yang alot dan dibuatnya menjadi bulatan-bulatan kecil yang disajikan bersama kaldu hangat. Dikarenakan cita rasanya yang lezat, resep bakso ini mulai menyebar di Tiongkok hingga masuk ke Nusantara.
Bakso kemudian semakin berkembang di Nusantara karena rasanya yang cocok dan sesuai dengan lidah orang Indonesia. Resep bakso pun kian lama kian berkembang, menciptakan varian-varian baru dari bakso dibandingkan sejak pertama kali bakso masuk ke Nusantara.
Masakan Favorit Emak-emak di Bondowoso
Bakso akhirnya menjadi makanan ikonik yang tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, tak terkecuali saat Idulfitri tiba. Di daerah Bondowoso misalnya, hampir merata para emak- emak mulai membuat bakso.
Pemandangan antrean emak-emak yang ingin menggiling daging untuk bakso, di selep – selep daging mulai mengular. Mereka bahkan rela mengantre hingga sore untuk bisa membawa pulang daging giling, untuk bahan baku bakso.
Tak tanggung-tanggung, pemandangan antrean itu terlihat sejal H-10 sebelum Lebaran hingga H-1 Lebaran. Bahkan, banyak selep penggilingan daging yang buka hingga nyaris jam buka puasa.
Bahan dan cara membuat bakso yang kenyal dan enak
Bahan-bahan :
• 500 gr daging sapi giling fresh dingin (boleh didinginkan di kulkas dl sebelum di giling lagi.
• 5 blok kecil es batu (atau bisa di skip jika daging sudah dingin)
• 75 ml air + 1 sdt garam (larutkan)
• 50 gr tepung sagu (usahakan pakai sagu dan bukan tapioka. Karena dgn sagu hasil lebih memuaskan)
• 1 butir putih telur
• 3 sdm bawang goreng
• 2 sdm bawang putih bubuk
• 1.5 sachet kaldu bubuk
• 1 sdt garam (atau sesuai selera)
• 1/2 sdt merica butir haluskan bersama garam dan bawang goreng di atas
Blender halus daging sapi giling bersama batu es hingga menyerupai pasta padat tapi tidak sampai encer, ya.
Masukkan batu es juga bertahap, jika dilihat sudah seperti adonan pasta padat, hentikan pemberian batu es, karena jika terlalu encer bakso akan jadi lembek.
Masukkan daging sapi giling yang sdh berbentuk menyerupai pasta tadi ke dalam wadah agak besar.
Campurkan daging dengan larutan air garam. Uleni adonan daging dan air garam hingga kalis (10-15 menit).
Masukkan air garam bertahap ya. Setelah itu masukkan lada dan bawang goreng yg telah dihaluskan. Masukkan putih telur dan sagu lalu mixer hingga tercampur rata. Masukkan kaldu bubuk, mixer kembali. Tes rasa. Panaskan air hingga mendidih. Matikan kompor. (**)
Editor : Rizqi Ardian
Sumber : berbagai sumber
What's Your Reaction?

