Bakaran Sampah Picu Kebakaran Deretan Toko di Jombang

Aktivitas pembakaran sampah memicu terjadinya kebakaran deretan pertokoan di Jombang.

23 Jul 2025 - 16:41
Bakaran Sampah Picu Kebakaran Deretan Toko di Jombang
Kondisi kebakaran melanda deretan pertokoan di Jombang. Tampak mobil Damkar dan petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api. (Ist/SJP)

JOMBANG, SJP – Aktivitas pembakaran sampah diduga menjadi pemicu terjadinya kebakaran deretan pertokoan di pinggir Jalan Raya Bandung, Desa Bandung, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang pada Rabu (23/7/2025) pagi hari sekira pukul 05.30 WIB. 

Deretan toko ukuran 3x25 meter persegi hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa di pagi buta itu, namun kerugian dampak kebakaran ditaksir hingga Rp70 juta. 

Merujuk pernyataan Kasi Pemadam Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang, Syamsul Bahri mengatakan, api menjalar diketahui kali pertama oleh warga.

Sumber api sendiri diduga dari pembakaran sampah yang tidak terkendali hingga menjalar ke area pertokoan.

“Warga sempat berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, tetapi kobaran api semakin membesar dan menyebar cepat ke toko-toko di sekitarnya," ucap Syamsul Bahri, saat di konfirmasi wartawan siang. 

Menurut Syamsul usai mendapat laporan kejadian kebakaran. Pihaknya langsung bergerak menerjunkan dua unit fire pumper truck dan satu unit supply truck ke lokasi. Dukungan upaya pemadaman api juga dari tim Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Ngoro.

“Petugas tiba di lokasi langsung melakukan pemadaman berikut pembasahan untuk mencegah api menyebar lebih luas. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 06.53 WIB," terang Syamsul.

Pihaknya turut mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam membakar sampah. Terutama saat kondisi musim kemarau yang cenderung berangin dan material kering, seperti saat ini yang sangat rawan kebakaran.

“Penting bagi warga untuk tidak membakar sampah sembarangan. Jika harus membakar, pastikan lokasi aman dan tetap diawasi. Jangan sampai lalai karena akibatnya bisa fatal,” tandasnya. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow