Arus Kendaraan ke Kota Batu Meningkat Jelang Tahun Baru, Sinyal Positif Dunia Pariwisata
Dengan tren arus kendaraan dan hunian wisata yang terus meningkat, Pemkot Batu optimistis capaian kunjungan wisata Nataru tahun ini berpeluang melampaui tahun sebelumnya
KOTA BATU, SJP –Kunjungan wisatawan ke Kota Batu menunjukkan tren peningkatan menjelang pergantian tahun. Data arus lalu lintas selama periode 20–26 Desember 2025 menunjukkan pergerakan kendaraan masuk dan ke luar kota masih tinggi dan relatif stabil, seiring meningkatnya aktivitas wisata selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Kasat Lantas Polres Batu, AKP Kevin Ibrahim menyampaikan bahwa lonjakan arus kendaraan didominasi kendaraan roda dua (R2) dan roda empat (R4). Pada beberapa hari tertentu, volume kendaraan masuk sempat mencapai lebih dari 18 ribu unit R2 per hari, dengan pergerakan keluar kota juga berada di angka yang seimbang.
“Secara umum terjadi peningkatan arus kendaraan, terutama R2 dan R4. Fluktuasi harian memang ada, namun tren besarnya menunjukkan aktivitas wisata yang terus bergerak masuk ke Kota Batu,” ujarnya pada Minggu (28/12/2025).
Berdasarkan data kepolisian, arus kendaraan masuk tertinggi tercatat pada 20 dan 23 Desember 2025, sementara penurunan sementara terjadi pada 24 dan 26 Desember sebelum kembali stabil. Sementara itu, kendaraan berat atau sumbu tiga ke atas tercatat sangat minim, sejalan dengan kebijakan pelarangan operasional kendaraan berat selama periode Nataru.
Kevin menambahkan, mayoritas kendaraan yang masuk ke Kota Batu masih berasal dari wilayah Jawa Timur, dengan sebagian lainnya dari Jawa Tengah dan Jakarta. Kondisi lalu lintas hingga kini dinilai masih terkendali berkat pengaturan dan rekayasa lalu lintas yang dilakukan secara situasional.
“Kendaraan berat relatif rendah karena sejak 19 Desember hingga 4 Januari sudah diberlakukan pelarangan operasional sesuai SKB. Ini cukup membantu menjaga kelancaran lalu lintas di jalur wisata,” jelasnya.
Peningkatan arus kendaraan tersebut sejalan dengan data Dinas Pariwisata Kota Batu yang mencatat lonjakan kunjungan wisatawan. Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Onny Ardianto, menyebutkan bahwa intensitas kendaraan masuk pada Minggu (28/12/2025) mencapai sekitar 1.700 kendaraan per jam.
Menurut Onny, hingga saat ini jumlah kunjungan wisatawan sementara telah mencapai sekitar 255 ribu orang, meski data yang masuk baru sekitar 53 persen dari total pelaku usaha pariwisata. Dari data terakumulasi per 27 Desember 2025, tercatat 169.246 kunjungan wisata yang berasal dari sektor akomodasi dan destinasi wisata.
“Angka ini masih sangat dinamis karena lebih dari setengah pelaku usaha belum melaporkan data. Potensi kenaikannya masih besar. Disparta Kota Batu memprediksi puncak kedua kunjungan wisatawan akan terjadi pada 31 Desember 2025, sebelum mulai berangsur menurun pada awal Januari 2026," tandasnya. (*)
Editor: Danu
What's Your Reaction?

