Angin Kencang Terjang Bondowoso, Pohon Tumbang Tutup Jalur Nasional dan Kanopi Masjid Ambruk
Angin kencang melanda Kabupaten Bondowoso akibat cuaca ekstrem, menyebabkan pohon tumbang menutup Jalan Raya Bondowoso–Jember serta merusak kanopi Masjid An Nahl di Botolinggo. BPBD Bondowoso bergerak cepat melakukan penanganan dan mengimbau kewaspadaan masyarakat.
BONDOWOSO, SJP – Cuaca ekstrem berupa angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bondowoso, Selasa (23/12/2025) siang. Peristiwa tersebut menyebabkan pohon tumbang hingga menutup total akses Jalan Raya Bondowoso–Jember serta merusak kanopi Masjid An Nahl di Kecamatan Botolinggo.
Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, mengatakan, laporan pertama diterima BPBD sekitar pukul 14.00 WIB dari masyarakat melalui WhatsApp.
“Angin kencang mengakibatkan pohon tumbang di Jalan Raya Bondowoso–Jember, tepatnya di Desa Sumber Pandan, Kecamatan Grujugan, sehingga arus lalu lintas sempat tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat,” jelas Kalaksa yang akrab disapa Kris ini.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Bondowoso bersama Pusdalops dan agen bencana Jawa Timur langsung melakukan asesmen dan evakuasi menggunakan gergaji mesin.
“Alhamdulillah, pohon tumbang berhasil dievakuasi dan akses jalan sudah kembali normal,” tambahnya.
Tak berselang lama, BPBD kembali menerima laporan kejadian serupa di Dusun Pereng Tale, Desa Sumbercanting, Kecamatan Botolinggo, sekira pukul 15.06 WIB. Angin kencang dilaporkan merusak kanopi Masjid An Nahl.
“Kerusakan tergolong ringan, namun ditaksir menimbulkan kerugian sekitar Rp15 juta. Saat ini masyarakat bersama perangkat desa masih melakukan pembersihan material,” ujar Kris.
Dalam penanganan kejadian tersebut, BPBD berkoordinasi dengan Babinsa, pihak kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat setempat. Selanjutnya, BPBD akan melakukan koordinasi dengan OPD terkait untuk tindak lanjut penanganan pascabencana.
Kalaksa BPBD mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi.
“Kami mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan disertai angin kencang, serta segera melapor ke BPBD jika terjadi kondisi darurat,” pungkasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

