Alih Fungsi Lahan Diduga Jadi Penyebab Puluhan Hewan Liar Turun Gunung di Gresik

Puluhan hewan liar di Kabupaten Gresik turun gunung diselamatkan tim Damkarla. Fenomena itu diduga maraknya alih fungsi lahan hutan ke pemukiman.

11 May 2025 - 17:02
Alih Fungsi Lahan Diduga Jadi Penyebab Puluhan Hewan Liar Turun Gunung di Gresik
Foto: Petugas Damkarla Kabupaten Gresik saat menyerahkan puluhan hewan liar ke BBKSDA Jatim. (Doc: Damkarla Kabupaten Gresik)

GRESIK, SJP — Fenomena puluhan hewan liar turun gunung sejak satu bulan terakhir di wilayah Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Diduga, fenomena tersebut terjadi akibat alih fungsi lahan hutan dan perkebunan wilayah dataran tinggi menjadi pemukiman. 

"Diduga mungkin di dataran tinggi sudah banyak dialihkan fungsi menjadi rumah. Jadi ular dan hewan liar lainnya bergeser turun ke bawah. Kebanyakan mereka masuk ke gorong-gorong," kata Komandan Tim Damkarla Kabupaten Gresik, Bowo Wiyono, Ahad (11/5/2025).

Bowo menerangkan, dalam satu bulan terakhir ini menangkap sebanyak 30 hewan liar seperti ular dan monyet ekor panjang. Seluruhnya hewan liar tersebut selanjutnya diserahkan ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur (BBKSDA Jatim) untuk mendapat perawatan. 

Menurut dia, puluhan hewan liar hasil penyelamatan petugas itu didominasi ular berjenis piton berlokasi di wilayah Kecamatan Gresik dan Kebomas. Sedangkan satu ekor penyelamatan monyet ekor panjang dilakukan di rumah warga dekat perkebunan wilayah Kecamatan Menganti.

Petugas cukup kesulitan dalam evakuasi, karena diketahui monyet ekor panjang berasal dari alam bebas.

"Jadi monyet dari perkebunan masuk ke rumah warga. Monyet tersebut memang liar. Hendak melukai warga, kemudian warga telepon Damkarla," pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow