Akses Dua Desa di Poncokusumo Malang Terancam Putus Akibat Longsor
Dua TPT yang runtuh masing-masing memiliki tinggi 6 meter dan 7 meter, lebar 4 meter, dengan ketebalan mencapai 200 sentimeter.
MALANG, SJP — Dua titik Tembok Penahan Tanah (TPT) di jalur penghubung antara Desa Ngebruk dan Desa Sumbersari, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, dilaporkan runtuh akibat longsor. Peristiwa ini mengancam putusnya akses vital antardesa.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengonfirmasi bahwa material TPT yang ambrol telah menutup sisi jalan sepanjang sekitar 100 meter.
Kondisi ini disebut mengganggu secara signifikan mobilitas warga dan memerlukan penanganan segera.
Menurutnya, hujan deras di beberapa lokasi menjadi pemicu utama longsor yang berdampak pada terganggunya mobilitas masyarakat tersebut.
"Hujan deras menjadi pemicu longsor yang berdampak pada terganggunya mobilitas masyarakat. Oleh karena itu, BPBD segera bergerak cepat melakukan penanganan di lapangan," ujar Sadono Irawan dalam keterangan resmi pada hari Senin (17/11/2025).
Ia menambahkan bahwa ambrolnya dua titik TPT yang berdimensi besar memerlukan penanganan yang terkoordinasi dari berbagai pihak.
"Kami sudah melakukan asesmen, pembersihan material, serta menyiapkan langkah penguatan sementara untuk mencegah risiko lanjutan," jelasnya.
Peristiwa longsor tersebut terjadi pada Sabtu (15/11/2025) sekitar pukul 15.00 WIB. Dua TPT yang runtuh masing-masing memiliki tinggi 6 meter dan 7 meter, lebar 4 meter, dengan ketebalan mencapai 200 sentimeter.
Penanganan di lokasi melibatkan unsur gabungan, antara lain BPBD Kabupaten Malang, Muspika Poncokusumo, perangkat desa, PMI, relawan, pihak swasta, dan masyarakat.
Kebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini untuk penguatan struktur darurat dilaporkan mencapai sekitar 100 karung dan bronjong. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

