Akhir Tahun Desa Toyomarto Singosari Malang Panen Prestasi Digital dan Lingkungan
Desa Toyomarto menutup akhir 2025 dengan dua penghargaan prestisius, Desa Digital tingkat kabupaten dan ProKlim Nasional, menegaskan arah pembangunan desa inovatif dan berkelanjutan.
MALANG, SJP — Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, menutup akhir tahun 2025 dengan torehan prestasi strategis melalui dua penghargaan bergengsi di tingkat kabupaten hingga nasional.
Desa ini meraih Juara 2 Desa Digital Se-Kabupaten Malang serta Penghargaan Program Kampung Iklim (ProKlim) Nasional Kategori Utama melalui Dusun Bodean Krajan.
Penghargaan Desa Digital menjadi pengakuan atas keberhasilan Pemerintah Desa Toyomarto dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.
Digitalisasi administrasi, pengelolaan data desa, hingga penyebaran informasi dinilai berjalan efektif, transparan, dan memudahkan akses masyarakat.
Sementara itu, Dusun Bodean Krajan berhasil mengangkat nama Toyomarto ke tingkat nasional melalui konsistensi dalam menjalankan program adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.
Berbagai inisiatif seperti pengelolaan sampah berbasis masyarakat, pemanfaatan pekarangan untuk ketahanan pangan, pelestarian sumber air, serta penanaman pohon telah menjadi praktik berkelanjutan di tingkat dusun.
Kepala Desa Toyomarto, Suminto, menyampaikan bahwa dua penghargaan yang diraih di penghujung tahun ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen desa.
“Prestasi ini bukan sekadar capaian simbolik, tetapi cerminan perubahan cara kerja desa yang lebih tertata secara digital dan lebih peduli terhadap lingkungan,” ujarnya.
Menurut Suminto, transformasi digital di Toyomarto diarahkan untuk memperkuat kualitas pelayanan publik dan transparansi pemerintahan desa.
“Teknologi kami posisikan sebagai alat pelayanan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.
Terkait raihan ProKlim Nasional Kategori Utama, ia menilai keberhasilan tersebut lahir dari kesadaran warga Dusun Bodean Krajan yang tumbuh secara konsisten.
“Dari dusun, kami belajar bahwa kepedulian lingkungan adalah investasi jangka panjang bagi generasi mendatang,” tambahnya.
Ia menegaskan, Pemerintah Desa Toyomarto berkomitmen melanjutkan inovasi digital sekaligus memperkuat gerakan ramah lingkungan sebagai bagian dari pembangunan desa berkelanjutan. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

