Air Ketuban dan Urin Ibu Hamil di Gresik Terkontaminasi Mikroplastik

Sistem biologis manusia yang seharusnya steril, namun kini sudah terkontaminasi partikel mikroplastik. Hal itu terbukti dari penelitian air ketuban dan urin ibu hamil.

30 Oct 2025 - 10:43
Air Ketuban dan Urin Ibu Hamil di Gresik Terkontaminasi Mikroplastik
Foto: Kepala Laboratorium Mikroplastik Ecoton. (Foto: Anis/SJP)

GRESIK, SJP - Tim peneliti dari lembaga studi Ecological Observation and Wetland Conservations (ECOTON) bersama Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR) melakukan penelitian terkait mikroplastik didalam air ketuban dan urin ibu hamil di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. 

Hasil sementara, dari sebanyak 23 sampel air ketuban dan urin ibu hamil yang sudah diteliti positif terkontaminasi mikroplastik. 

Temuan awal ini menjadi bukti bahwa partikel mikroplastik telah mampu menembus sistem biologis manusia yang seharusnya steril dan berpotensi mempengaruhi kesehatan ibu hamil serta perkembangan janin.

"Saat ini kami telah mengambil 23 sampel ibu hamil yang diambil air ketuban dan urinnya. Dan sampai saat ini semua sampel ibu hamil tersebut semua terkontaminasi oleh mikroplastik," kata Kepala Laboratorium Mikroplastik Ecoton, Rafika Aprilianti, Kamis (30/10/2025).

Rafika menyampaikan, temuan ibu hamil terkontaminasi partikel mikroplastik ini diperkirakan berasal dari aktivitas sehari-hari yang tidak terlepas dari plastik. Ia menyebut, beberapa hal yang memungkinkan terkontaminasi mikroplastik seperti pembakaran sampah, penggunaan plastik untuk makanan dan minuman.

Menurut dia, penggunaan plastik itu akan melepaskan mikroplastik ke makanan atau minuman hingga masuk ke dalam tubuh.

"Kemudian makanan dan minuman dikonsumsi oleh ibu hamil tadi," jelasnya. 

Sementara itu, Akademisi UNAIR, dr. Lestari Sudaryanti, mengungkap pentingnya penelitian air ketuban dan urin ibu hamil yang terkontaminasi mikroplastik. 

Pihaknya akan melakukan pemeriksaan air ketuban dan urin ibu hamil dengan harapan bisa menjadi parameter pembanding solusi cemaran plastik di kehidupan sehari-hari.

"Plastik tidak terhindarkan hari ini, semua orang menggunakan plastik," pungkas peneliti mikroplastik yang juga merupakan dosen Prodi Kebidanan FK UNAIR. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow