4 Persen ASN Pemkab Blitar Absen di Hari Pertama Kerja usai Cuti Lebaran
Guna memastikan tingkat kehadiran ASN di hari pertama bekerja usai cuti lebaran, Inspektorat Kabupaten Blitar ajak Satpol PP periksa absensi
BLITAR, SJP – Inspektorat Kabupaten Blitar melakukan pemeriksaan absensi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar di hari pertama masuk kerja usai libur cuti Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah.
Hasilnya, tingkat kehadiran ASN di lingkungan Pemkab Blitar tidak mencapai 100 persen. Tingkat kehadiran ASN di hari pertama bekerja hanya 96 persen. Hari pertama mereka bekerja usai cuti lebaran yaitu Selasa (8/4/2025).
Kendati begitu, Kepala Inspektorat Kabupaten Blitar Agus Cunanto menyebut, kehadiran ASN itu masih terbilang tinggi. Sebab, pendataan kehadiran ASN dilakukan di semua organisasi perangkat daerah (OPD) termasuk di kantor kecamatan.
Dalam melakukan pemeriksaan absensi, Inspektorat bekerja sama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Blitar. Selain dilakukan pemeriksaan absensi di setiap kantor, peninjauan langsung ke lapangan juga dilakukan.
"Kami bekerja sama dengan Satpol PP. Selain melihat dari absensi, kami juga melakukan peninjauan secara langsung dan hasilnya ternyata cukup tinggi: 96 persen," ujarnya, Rabu (9/4/2025).
Agus berusaha menjelaskan, bahwa 4 persen ASN yang tidak tercatat dalam absensi karena datang terlambat. Sehingga tidak tercatat saat absensi di pagi hari. Sedangkan absensi ASN dilakukan melalui sistem android. Sehingga tidak dapat dimanipulasi.
"Berdasarkan sistem android. Jarak atau radiusnya juga pada koordinat tertentu. Jadi tidak bisa untuk diakali. Tidak masuk tapi absen dari tempat lain tidak akan bisa," jelasnya.
Sebelumnya, Bupati Blitar Rijanto telah mewanti-wanti para ASN agar tidak bolos saat hari pertama kerja usai cuti lebaran. Dia tidak segan untuk menjatuhkan sanksi tegas kepada ASN yang bolos di hari pertama kerja. Baik sanksi administratif maupun lainnya.
"Kami sudah menugaskan Inspektorat dan Satpol PP untuk melakukan pengecekan langsung, sekaligus memastikan tidak ada ASN yang membolos di hari pertama kerja," tandas Rijanto, Rabu (9/4/2025). (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

