Wawali Heli Suyanto: EJID 2025 Jadi Langkah Nyata Kota Batu Buka Akses Investasi Global

Kota Batu sebagai sentra hortikultura di Jawa Timur memiliki posisi penting dalam rantai pasok nasional, terutama dalam menjaga stabilitas sektor pertanian di tengah dinamika global

18 Jul 2025 - 15:59
Wawali Heli Suyanto: EJID 2025 Jadi Langkah Nyata Kota Batu Buka Akses Investasi Global
Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto saat menghadiri EJID 2025 (Ist/Prokopim/SJP)

KOTA BATU, SJP – Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto menegaskan bahwa Kota Batu terus melakukan upaya dalam membuka koneksi investasi strategis, terutama di sektor unggulan hortikultura yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

Diwawancarai pada Jumat (18/7/2025), ia menegaskan dalam forum East Java Investment Dialogue (EJID) 2025 di Surabaya beberapa hari yang lalu bahwa Pemkot Batu menaruh harapan besar terhadap perluasan jejaring bisnis global yang difasilitasi oleh forum tersebut.

"Kita tidak datang hanya membawa nama. Kita hadir dengan tekad untuk membangun kerja sama konkret, memperluas peluang investasi, dan memperkenalkan potensi strategis Kota Batu kepada dunia,” ujar Heli.

Ia menyoroti bahwa Kota Batu sebagai sentra hortikultura di Jawa Timur memiliki posisi penting dalam rantai pasok nasional, terutama dalam menjaga stabilitas sektor pertanian di tengah dinamika global.

Ia juga meyakini bahwa penguatan kerja sama investasi bukan hanya akan mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal, namun juga memperkuat daya tahan ekonomi masyarakat petani.

Menurutnya, forum EJID 2025 menjadi bukti nyata bahwa Pemprov Jawa Timur secara aktif membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, baik investor nasional maupun internasional.

“Arahan dari Bapak Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak sangat jelas. Investasi bukan hanya soal aliran modal, tapi tentang kolaborasi jangka panjang yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Ini sangat sejalan dengan arah pembangunan Kota Batu,” imbuhnya.

Terlebih komitmen Jawa Timur dalam mendukung petani lokal, termasuk dalam menyikapi peluang dan tantangan dari pemberlakuan tarif dagang oleh Pemerintah Amerika Serikat kepada Indonesia juga mulai masif dilakukan.

“Isu perlindungan petani dan akses pasar global harus dijawab dengan kebijakan yang tepat dan jejaring yang kuat. Ini menjadi bagian dari komitmen kami di Pemkot Batu,” tambahnya.

Sebagai satu-satunya perwakilan dari Kota Batu yang hadir dalam forum tersebut, Heli melihat bahwa ini adalah kesempatan untuk menunjukkan keseriusan daerah dalam merespons dinamika ekonomi, serta kesiapan infrastruktur dan SDM dalam menerima investasi yang berkualitas. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow