Warga Tanjungsari Tulungagung Temukan Pria Lansia Meninggal di Dalam Rumah

Tiga hari tidak kelihatan keluar rumah, seorang warga di desa Tanjungsari, kecamatan Boyolangu, Tulungagung, ditemukan meninggal dunia. Jenazah korban ditemuka diantara tumpukan barang bekas di dalam rumahnya.

25 Jun 2025 - 18:03
Warga Tanjungsari Tulungagung Temukan Pria Lansia Meninggal di Dalam Rumah
Petugas Inafis Satreskrim Polres Tulungagung bersama petugas IKF RSUD dr Iskak Tulungagung, mengevakuasi jenazah warga desa Tanjungsari, kecamatan Boyolangu, yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, Rabu 25 Juni 2025. (Beny/SJP)

TULUNGAGUNG, SJP – Seorang pria lanjut usia ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Dusun Tanggulangin, Desa Tanjungsari, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, Rabu (25/6/2025) siang.

Penemuan mayat ini pertama kali dilaporkan oleh seorang warga berinisial EP (33), warga Desa Jabon, Kecamatan Kalidawir, ke Polsek Boyolangu sekira pukul 14.00 WIB. Korban diketahui berinisial MY (60), seorang pencari barang rongsokan, yang tinggal seorang diri di rumahnya.

Menurut keterangan Kasi Humas Polres Tulungagung, Ipda Nanang Murdiyanto, jasad korban ditemukan dalam posisi terlentang di dalam rumah, dengan kepala menghadap ke arah utara.

"Penemuan berawal dari kecurigaan tetangga korban, seorang pelajar berusia 19 tahun bernama BWS, yang merasa aneh karena korban tidak terlihat keluar rumah selama tiga hari terakhir," jelas Ipda Nanang.

Warga setempat bersama perangkat desa kemudian berinisiatif membuka rumah korban. Setelah dicek bersama-sama, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian.

"Petugas dari Polsek Boyolangu bersama tim Inafis Polres Tulungagung langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Korban dinyatakan meninggal dunia oleh petugas medis karena tidak ditemukan tanda-tanda kehidupan," lanjut Ipda Nanang.

Korban kemudian dievakuasi ke Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegial RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dari tim medis Puskesmas Boyolangu dan unit Inafis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.

"Pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi," pungkas Ipda Nanang. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow