Warga Sukosari Bondowoso yang Hilang Ditemukan Selamat di dalam Jurang
Setelah dinyatakan hilang dalam beberapa hari, warga ini beruntung masih ditemukan dalam keadaan selamat di sebuah jurang sungai.
BONDOWOSO, SJP – Suasana haru menyelimuti Dusun Jati Rejo, Desa Kerang, Kecamatan Sukosari, Kabupaten Bondowoso, Selasa (21/10/2025) pagi. Setelah tiga hari pencarian intensif, warga bersama tim SAR gabungan akhirnya menemukan Denisa alias Bu Ahik, seorang warga setempat yang dilaporkan hilang sejak Jumat (17/10/2025) dini hari lalu.
Perempuan paruh baya tersebut ditemukan oleh seorang petani tebu sekira pukul 07.15 WIB di dalam jurang sungai sedalam sekitar 10 meter, tidak jauh dari area perkebunan tebu tempatnya biasa beraktivitas. Tim BPBD bersama relawan segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dan membawa korban ke Puskesmas Sukosari untuk mendapatkan observasi medis.
Kronologi Kejadian
Plt Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, menjelaskan, laporan orang hilang diterima pihaknya sejak Jumat (17/10/2025) pukul 18.35 WIB melalui pesan WhatsApp dari warga Dusun Jati Rejo.
“Korban dilaporkan hilang oleh keluarga sejak Kamis dini hari. Dari keterangan keluarga, beliau memiliki riwayat depresi dan sempat berobat ke RS Bhayangkara sehari sebelumnya,” ujar Kristianto, Selasa (21/10/2025).
Menurutnya, pada Kamis (16/10/2025) sekira pukul 04.00 WIB, keluarga mendapati pintu rumah sudah terbuka dan korban tidak berada di dalam rumah. Warga sekitar kemudian membantu melakukan pencarian, namun hingga keesokan harinya korban belum ditemukan, sehingga laporan diteruskan kepada BPBD.
Operasi Pencarian Gabungan
Menanggapi laporan tersebut, BPBD Bondowoso segera berkoordinasi dengan Koramil Sukosari, Polsek Sukosari, Pemerintah Kecamatan Sukosari, Pemerintah Desa Kerang, serta relawan SAR MA dan BP 13.11.
Pencarian dimulai Senin (20/10/2025) sejak pukul 06.00 WIB. Tim dibagi menjadi empat regu dan melakukan penyisiran di wilayah Sukosari Lor, Wonokusumo, hingga Bondoarum.
“Medan di lokasi cukup berat karena banyak jurang dan area tebu yang lebat, sehingga butuh kehati-hatian tinggi. Kami juga menurunkan kendaraan trail serta perlengkapan lengkap seperti tali, helm, dan peralatan SAR lainnya,” jelas Kristianto.
Meski sempat terkendala cuaca mendung dan medan yang curam, tim tetap melanjutkan pencarian hingga sore hari. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada Selasa pagi, saat seorang petani menemukan korban di dasar jurang sungai yang tidak terlalu dalam.
Evakuasi dan Kondisi Korban
Setelah mendapat laporan temuan, tim SAR gabungan segera menuju lokasi dan mengevakuasi korban menggunakan tandu darurat. Denisa kemudian dibawa ke Puskesmas Sukosari untuk menjalani pemeriksaan medis.
“Tim langsung bergerak cepat begitu menerima kabar. Kami memastikan proses evakuasi berjalan aman dan korban segera mendapat pertolongan,” kata Kristianto yang juga menjabat sebagai Sekretaris BPBD Bondowoso ini.
Kristianto menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam operasi pencarian. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi semua unsur, pemerintah, TNI-Polri, relawan, dan masyarakat.
“Semangat gotong royong dan kepedulian warga menjadi kunci utama. Kami di BPBD akan terus berupaya menjaga kesiapsiagaan dan memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam setiap penanganan bencana, baik alam maupun non-alam,” tutupnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

