Warga Korban Banjir di Probolinggo Dievakuasi ke Kantor Kecamatan Setempat

Pihak pemerintah setempat sigap dalam menanggapi keadaan ini, dengan menyediakan karpet sebagai alas dan kasur tipis untuk istirahat para pengungsi

10 Mar 2024 - 04:15
Warga Korban Banjir di Probolinggo Dievakuasi ke Kantor Kecamatan Setempat
Sebagian warga Kecamatan Dringu terdampak banjir yang dievakuasi sementara di kantor kecamatan

Probolinggo, SJP - Banjir yang terjadi di Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, membuat beberapa desa terdampak.

Banyak rumah terendam, membuat beberapa warga harus dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Salah satu tempat pengungsian yang diketahui berada di kantor Kecamatan Dringu, di mana sekitar 20 warga dari dua desa berungsi di sana bersama anak-anak mereka. 

Pihak pemerintah setempat sigap dalam menanggapi keadaan ini, dengan menyediakan karpet sebagai alas dan kasur tipis untuk istirahat para pengungsi. 

Sementara itu, tim gabungan dari BPBD Probolinggo, TNI, dan Polri masih berupaya secara maksimal di lokasi banjir.

"Saak ini, sekitar 20 warga Desa Kedung Dalem dan Desa Dringu berada dalam pengungsian di kantor kecamatan. Fasilitas untuk istirahat mereka sudah kami siapkan," kata Camat Dringu, Heri Mulyadi pada Sabtu (09/03).

Sedangkan Kepala Desa Kedung Dalem, Suhartono, juga menyatakan bahwa 4 dusun di wilayahnya terendam banjir, memengaruhi sekitar 2.600 orang. Beberapa di antaranya telah memilih untuk mengungsi.

"Ini adalah keadaan terpaksa, kami harus meninggalkan rumah dan barang-barang kita. Kita tidak bisa berbuat apa-apa, apalagi ketika tidak ada tanda-tanda bahwa air akan surut dalam waktu dekat," ujar Suhartono. 

Beruntung banjir yang meluap hingga jalur pantura sudah mulai surut, dan lalu lintas yang sempat terhenti juga kembali normal.

Personel Satlantas Polres Probolinggo telah dikerahkan untuk mengatur lalu lintas.

"Alhamdulillah, situasi telah membaik. Banjir mulai surut dan lalu lintas sudah kembali normal. Petugas sudah kami siagakan untuk mengatur lalu lintas. Semoga banjir di wilayah Dringu segera surut," ungkap Kasat Lantas Polres Probolinggo AKP Karnoto. 

Pada kejadian sebelumnya, hujan deras yang terjadi di Pegunungan Bromo selama 5 jam pada Sabtu (09/03) menyebabkan ribuan rumah di Kecamatan Dringu terendam banjir. 

Evakuasi dilakukan untuk balita hingga lansia yang terdampak banjir, menggunakan perahu karet.

Petugas gabungan dari TNI/Polri dan BPBD Probolinggo terus berupaya mengevakuasi warga yang terdampak banjir di Desa Dringu dan Desa Kedung Dalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo. (*)

Editor: Tri Sukma

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow