Warga Campurdarat Tulungagung Ditemukan Meninggal di Rumah
Menurut keterangan keluarga, komunikasi terakhir dengan korban terjadi pada Senin kemarin atau sehari sebelum ditemukan meninggal. Saat itu, tidak ada keluhan khusus yang disampaikan korban.
TULUNGAGUNG, SJP - Warga Desa Campurdarat, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, sempat digegerkan dengan kabar meninggalnya seorang pria lanjut usia di dalam rumahnya, Selasa (17/2/2026) petang. Korban diketahui bernama Mahfud (64), yang ditemukan tak bernyawa di kursi ruang tamu kediamannya.
Penemuan jenazah Mahfud pertama kali dilaporkan warga sekitar pada pukul 17.30 WIB. Saksi yang melihat kondisi korban menyebut sempat melihat adanya luka di bagian tangan, sehingga memunculkan dugaan awal adanya kematian tidak wajar.
Korban diketahui tinggal seorang diri di rumah tersebut. Sementara istri dan anak-anaknya tinggal di wilayah Bakalan, Kecamatan Tanggunggunung, dan rutin menjenguk korban setiap beberapa hari sekali.
Kapolsek Campurdarat, AKP Marsid, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menjelaskan, pihak kepolisian bersama tim Inafis dan tenaga kesehatan langsung melakukan pemeriksaan setelah menerima informasi dari masyarakat.
“Dari anggota yang piket menerima laporan warga bahwa di Dusun Kauman, Desa Campurdarat, ditemukan seorang warga meninggal dunia sekitar pukul 17.30 WIB. Hasil pemeriksaan medis dari Inafis dan petugas kesehatan menyatakan korban meninggal dunia karena riwayat penyakit TBC,” ujar AKP Marsid.
Ia menegaskan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun unsur pidana dalam peristiwa tersebut. Adapun luka di tangan korban merupakan bekas garukan yang mengeluarkan darah dan dikerumuni semut.
“Luka yang terlihat di tangan korban diperkirakan akibat gigitan semut. Diperkirakan korban telah meninggal dunia sejak sekitar pukul 06.00 pagi, sehingga mengundang gigitan serangga,” jelasnya.
Menurut keterangan keluarga, komunikasi terakhir dengan korban terjadi pada Senin kemarin atau sehari sebelum ditemukan meninggal. Saat itu, tidak ada keluhan khusus yang disampaikan korban.
Dengan hasil pemeriksaan tersebut, polisi memastikan kematian Mahfud murni karena faktor kesehatan dan tidak mengandung unsur kekerasan. Pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan selanjutnya jenazah diserahkan untuk dimakamkan oleh keluarga. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

