Warga Banjar Jawa Timur Hulurkan Bantuan Untuk Percepatan Pemulihan Pascabencana Sumatra

Warga Banjar Jawa Timur yang tergabung dalam KBB Sa Dunia Provinsi Jawa Timur bergerak cepat menggalang bantuan bagi korban banjir dan longsor Sumatera, memastikan donasi tiba transparan dan tepat guna di tengah situasi darurat yang masih berlangsung.

12 Dec 2025 - 19:00
Warga Banjar Jawa Timur Hulurkan Bantuan Untuk Percepatan Pemulihan Pascabencana Sumatra
Para pengurus KBB Jawa Timur menyerahkan donasi kemanusiaan untuk korban banjir dan longsor Sumatera dalam seremoni di Sekretariat KBB Jatim, Surabaya. (Ryan/SJP)

SURABAYA, SJP - Bantuan bagi korban bencana banjir dan longsor di Sumatra-Aceh terus mengalir. Tidak hanya dari pemerintah, namun bantuan juga datang dari berbagai lapisan masyarakat. 

Salah satu yang turut bergerak cepat adalah komunitas Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Sa Dunia Provinsi Jawa Timur, yang menginisiasi penggalangan dana untuk membantu warga terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatra Barat.

Sebagai informasi, dalam dua pekan terakhir, situasi di Sumatera masih berada pada fase penanganan darurat. Data BNPB per 10 Desember mencatat 990 warga meninggal dunia dan 222 orang masih hilang, dengan sejumlah wilayah baru dapat dijangkau tim SAR. 

Ribuan warga masih berada di pos pengungsian, akses jalan terputus, listrik belum stabil, dan kebutuhan logistik meningkat akibat cuaca ekstrem yang masih mungkin berlanjut. Pemulihan jalur darat, penyaluran bantuan darurat, serta pemulihan jaringan komunikasi kini menjadi prioritas pemerintah pusat dan daerah.

Di tengah kondisi tersebut, KBB Jawa Timur hadir sebagai salah satu elemen masyarakat yang turut ambil peran. Gerakan kemanusiaan itu dipimpin langsung oleh Ketua Umum KBB Jawa Timur, Noor Alamsyah.

Saat seremoni penyerahan bantuan di sekretariat Pengurus Wilayah (PW) KBB Jawa Timur, Noor yang didampingi Suryansyah selaku sekum dan anggota lain menegaskan bahwa aksi solidaritas tersebut lahir dari keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa saudara-saudara mereka di Sumatra.

"Ini murni panggilan jiwa untuk membantu saudara kita di Aceh dan Sumatra. Banyak daerah masih kekurangan logistik, jadi kami bergerak secepat mungkin," ujar Noor saat dikonfirmasi pada Jumat (12/12/2025)

Penggalangan dana dimulai hanya dua hari setelah bencana terjadi. Dalam waktu singkat, KBB Jatim berhasil mengumpulkan Rp26.950.000, yang berasal dari anggota, jejaring organisasi, UMKM binaan, pengajian Sahabat Kalam, serta pengurus KBB cabang Blitar, Gresik, dan Bangil. 

Gerakan itu bukan sekadar aksi spontan, tetapi bagian dari nilai organisasi yang selama ini menekankan kerukunan, kepedulian sosial, dan pemberdayaan warga Banjar di perantauan.

Dana yang terkumpul langsung dikirimkan ke KBB wilayah Aceh dan Sumatra Utara sebelum acara penyerahan digelar. KBB memastikan seluruh proses pengumpulan dan penyaluran dilakukan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami ingin bantuan ini cepat tiba dan tercatat dengan jelas. Solidaritas harus bisa dibaca publik, disamping itu besar harapan, bantuan yang terus datang bisa sedikit meringankan kebutuhan penyintas bencana," kata Noor.

Penyaluran bantuan di lapangan dikoordinasikan oleh Bidang Sosial dan Keagamaan KBB Jawa Timur. H Metzie, selaku koordinator, menegaskan bahwa dukungan kepada warga terdampak bukan hanya berupa dana, tetapi juga doa dan dukungan moral melalui kegiatan pengajian.

“Kami terus membuka donasi dan mengirimkan doa. Semoga yang meninggal mendapat ampunan, dan yang terdampak diberi kekuatan,” ujar Metzie.

KBB Jawa Timur berharap kepedulian masyarakat Banjar dapat menjadi bagian dari upaya besar membantu percepatan pemulihan di wilayah-wilayah terdampak. Mereka juga mengajak lebih banyak pihak untuk turut mengambil bagian, mengingat kondisi lapangan yang masih berat dan kebutuhan yang terus meningkat. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow