Wali Kota Probolinggo Resmikan Pos Jaga dan Palang Pintu Perlintasan Sebidang

Secara simbolis, Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin meresmikan 3 pos jaga dan palang pintu perlintasan sebidang kereta api di JPL 03 Jalan S. Parman.

27 Jan 2024 - 06:45
Wali Kota Probolinggo Resmikan Pos Jaga dan Palang Pintu Perlintasan Sebidang
Wali Kota bersama Forkopimda Kota Probolinggo saat meresmikan palang pintu perlintasan kereta api (Foto : Kominfo)

Kota Probolinggo, SJP - Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin meresmikan pos jaga dan palang pintu perlintasan sebidang kereta api yang telah selesai dibangun, di Jalan S.Parman Kelurahan Jati pada Jumat (26/1/2024) kemarin, tepatnya di area rel kereta api JPL 03.

Kepala Dinas Perhubungan Agus Efendi mengatakan, perlintasan kereta api tanpa palang pintu bisa dibangun pos jaga jika sudah memperoleh rekomendasi dari pusat. 

Dirinya menjelaskan, saat ini di Kota Probolinggo, ada 9 titik yang rawan terjadi kecelakaan karena tidak memiliki palang pintu perlintasan. Bertahap pihaknya akan ajukan permohonan agar bisa memperoleh rekomendasi.

Komitmen wali kota terhadap keselamatan para pengguna jalan dan kepedulian keselamatan perkeretaapian, membuatnya meraih penghargaan Railways Safety Award.

"Saat ini sudah terbangun pos jaga dan palang pintu perlintasan sebidang  sejumlah 3 titik, diantaranya JPL 03 Jalan S.Parman, JPL 05 Jalan Sunan Muria, JPL 169 Jalan Flamboyan, berikutnya secara bertahap di titik lainnya.” ujar Kadishub Agus.

Secara simbolis, Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin meresmikan 3 pos jaga dan palang pintu perlintasan sebidang kereta api di JPL 03 Jalan S. Parman.

Ia didampingi oleh Kapolres Probolinggo Kota AKBP Wadi Sa’bani, Dandim 0820 Probolinggo Letkol Arm Heri Budiasto, Sekda drg Ninik Ira Wibawati, asisten dan staf ahli, Camat Mayangan, Lurah Jati, Ketua RW dan Ketua RT setempat.

Dilansir dari laman resmi Kominfo Kota Probolinggo, Wali Kota Probolinggo sangat bersyukur palang pintu perlintasan kereta api di Probolinggo sudah terpasang, sehingga bisa menjaga keselamatan para pengguna jalan. 

"Kita prioritaskan, jangan sampai setelah ada musibah baru dipikirkan. Karena itu kita berupaya berkolaborasi dengan pihak terkait, memasang palang pintu perlintasan seperti ini sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi kecelakaan. Ini adalah bentuk komitmen dan pengabdian saya sebagai wali kota yang menerima amanah dari masyarakat,” katanya.

Habib Hadi juga melihat kondisi jalur lintasan kereta api di Jalan S. Parman ini cukup tinggi. Hal ini membuat pandangan para pengendara terhalang, sehingga tidak terlihat saat ada kereta api lewat. Dengan adanya pos jaga dan palang pintu perlintasan semacam ini, jelas sangat membantu warga yang lalu lalang.

Wali kota juga mengapresiasi relawan yang sebelumnya membantu mengingatkan dan memberhentikan pengguna jalan saat kereta melintas dengan tali seadanya.

“Terima kasih Pak Subali, sudah membantu warga dengan keikhlasannya menjaga perlintasan kereta api selama ini. Luar biasa, kepeduliannya memberikan manfaat bagi masyarakat,” pujinya kepada lansia berusia 70 tahun tersebut.

Sugeng Suwarsono (71) warga sekitar merasa senang dengan adanya pos jaga dan palang pintu perlintasan kereta api ini.

“Rumah saya dekat rel sini, biasanya suka teriak-teriak kalau kereta lewat supaya pengendara berhenti melintasi rel. Kini lebih aman bagi pengguna jalan terutama mobil, karena biasanya kalau kacanya tertutup tidak terdengar meski kita suruh berhenti,” ungkapnya. (**)

Editor : Rizqi Ardian
Sumber : Kominfo Kota Probolinggo

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow