Wali Kota Batu Targetkan Pengurangan Sampah 44 Ribu Ton per Tahun

Pemkot akan memperkuat edukasi dan pendampingan teknis kepada masyarakat, RT/RW, serta kelembagaan pengelola sampah agar mampu mandiri dan berkelanjutan.

08 Aug 2025 - 15:44
Wali Kota Batu Targetkan Pengurangan Sampah 44 Ribu Ton per Tahun
Penyapu jalan saat melakukan tugasnya (dok/Arul/SJP)

KOTA BATU, SJP – Pemerintah Kota Batu menargetkan pengurangan timbulan sampah hingga 44 ribu ton per tahun, mulai dari skala rumah tangga hingga kawasan lingkungan. Target ambisius ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemkot dalam menuntaskan persoalan pengelolaan sampah yang selama ini belum terurai tuntas.

Wali Kota Batu, Nurochman pada Jumat (8/8/2024) menegaskan bahwa penanganan sampah tidak boleh berhenti pada tataran pembahasan, melainkan harus disertai langkah konkret dan target penyelesaian yang jelas.

Ia mengungkapkan, beberapa waktu lalu dirinya bersama Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto menggelar rapat terbatas bersama para kepala OPD untuk membahas percepatan pengelolaan sampah.

Rapat tersebut merupakan tindak lanjut arahan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Hanif Faisol Nurofiq saat meninjau TPA Tlekung.

"Dalam pembahasan itu, Pemkot Batu menyepakati sejumlah strategi besar, mulai dari program pengurangan timbulan sampah sebesar 44 ribu ton per tahun dari rumah tangga maupun kawasan, lalu gerakan dekomposter di desa dan kelurahan melalui distribusi dan uji laboratorium 10 ribu paket komposter skala rumah tangga, hingga kampanye Green Nation melalui aksi bersih kota dan panen raya kompos untuk masyarakat," urainya.

Tak hanya itu saja, Nurochman juga menegaskan akan memperkuat kelembagaan serta infrastruktur Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) dan rumah kompos di tingkat kecamatan hingga RW. Di saat yang sama, penyusunan roadmap pengelolaan sampah 2026 akan dipercepat, dengan dukungan pendanaan dari APBD minimal tiga persen, dana desa, CSR, dan bantuan pihak ketiga.

Karena menurutnya pengelolaan sampah harus dimulai dari hulu, yakni kesadaran kolektif warga untuk memilah sejak dari rumah. Karena itu, Pemkot akan memperkuat edukasi dan pendampingan teknis kepada masyarakat, RT/RW, serta kelembagaan pengelola sampah agar mampu mandiri dan berkelanjutan.

“Ke depan, tidak hanya infrastruktur yang kami benahi, tetapi juga perilaku. Kota Batu harus menjadi percontohan kota wisata yang bersih dan lestari,” tegasnya.

Ia juga berharap kedepannya langkah ini menjadi titik awal konsolidasi dan penguatan komitmen bersama seluruh elemen pemerintahan dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan sesuai arahan Menteri LHK. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow