Vin Diesel Tetap Jadi Aktor Utama di Sekuel Terakhir Fast and Furious

"Fast 11" menjadi lanjutan "Fast X" tahun lalu, film kesepuluh yang dibintangi Vin Diesel sebagai Dominic "Dom" Torreto dan Jason Momoa dimana sekuel kesebelas akan menandai bagian terakhir dari franchise film ini

25 Feb 2024 - 02:15
Vin Diesel Tetap Jadi Aktor Utama di Sekuel Terakhir Fast and Furious
Vin Diesel berpose di depan poster FAST XI, sekuel terakhir Fast and Furious (USA TODAY/SJP)

Los Angeles, SJP – Ternyata karir Vin Diesel di "Fast and Furious" belum berakhir.

Diesel, melalui akun Instagram miliknya, sampaikan pernyataan publik pertamanya tentang perannya dalam serial film aksi tersebut.

Pertama kalinya Diesel muncul sejak mantan asistennya menuduhnya melakukan pelecehan seksual dalam gugatan pada bulan Desember.

Dia mengatakan kegembiraannya saat akan muncul lagi di franchise "Fast".

“Saat semua orang memasuki akhir pekan dengan semangat dan bersemangat, saya memikirkan kalian semua… teringat akan momen yang tak terhitung jumlahnya ketika antusiasme dan semangat kalian menjadi kekuatan pendorong di balik perjalanan kreatif kami,” kata Vin Diesel yang ia ungkapkan kepada para kru.

"Fast 11" menjadi lanjutan "Fast X" tahun lalu, film kesepuluh yang dibintangi Vin Diesel sebagai Dominic "Dom" Torreto dan Jason Momoa.

"Fast 11" akan menandai bagian terakhir dari franchise film populer ini.

"Komitmen Anda terhadap kisah kami memiliki dampak unik pada kesuksesan dan evolusinya… seperti yang dikatakan putri bungsu saya, ini sangat mendalam," kata ayah tiga anak ini kepada 102 juta pengikut Instagram-nya.

 

Vin Diesel berterima kasih kepada para penggemar "Fast and Furious" atas dukungan mereka dalam pernyataan tersebut.

“Grand final ini bukan sekedar akhir; ini adalah perayaan atas keluarga luar biasa yang telah kita bangun bersama,” katanya.

Gugatan itu menuduh aktor tersebut melakukan pelecehan seksual terhadap asistennya pada tahun 2010 selama pembuatan film 'Fast Five'

Pada bulan Desember, mantan asisten Vin Diesel, Asta Jonasson, menuduh bahwa aktor tersebut melakukan pelecehan seksual terhadapnya pada 2010 selama pembuatan film "Fast Five" dalam gugatan yang diajukan di Los Angeles pada bulan Desember.

Menurut gugatan tersebut, Jonasson dipekerjakan oleh perusahaan produksi aktor tersebut, One Race, untuk bekerja untuknya dalam berbagai kapasitas, termasuk mengatur dan menemani Diesel ke pesta dan memastikan dia berada di dekatnya dalam foto jika aktor tersebut menghadiri acara tanpa pacar lamanya.

Tentu hal ini dibantah kuasa hukum Vin Diesel.

"Ini adalah pertama kalinya dia mendengar tentang klaim kejadian 13 tahun lalu yang dibuat oleh seorang karyawan yang konon bekerja hanya 9 hari," kata Freedman, kuasa hukum Diesel dalam sebuah pernyataan. “Ada bukti jelas yang sepenuhnya membantah tuduhan tak berdasar ini.” (**)

Sumber: USA TODAY

Editor: Tri Sukma

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow