Update Banjir Kalilamong di Gresik, Merembet ke Dua Desa Kecamatan Cerme
Dua desa Kecamatan Cerme yang hari ini terdampak banjir luapan Sungai Kalilamong, yakni Desa Dungus dan Desa Pandu.
GRESIK, SJP—Dampak banjir imbas luapan Sungai Kalilamong di Kabupaten Gresik yang merembet ke dua desa Kecamatan Cerme, Minggu (11/1/2026) siang. Sedangkan, dua kecamatan yang sebelumnya terdampak banjir mulai surut.
"Wilayah terdampak Kecamatan Balongpanggang sudah surut, sedangkan Kecamatan Benjeng beberapa desa mulai penurunan secara perlahan," kata Kalaksa BPBD Gresik Sukardi.
Sukardi mengatakan, dua desa Kecamatan Cerme yang hari ini terdampak banjir luapan Sungai Kalilamong, yakni Desa Dungus dan Desa Pandu.
Di mana Desa Dungus, banjir luapan Kalilamong ini berdampak terhadap jalan raya, 10 rumah, persawahan 15 hektare, tambak ikan 25 hektare, serta fasilitas umum seperti tempat pemakaman umum dan bangunan sekolah.
Sedangkan di Desa Pandu, banjir berdampak ke jalan raya, persawahan seluas 4 hektare, dan tambak ikan 11 hektare. Adapun ketinggian banjir hari ini terpantau bervariasi 5 sampai 30 sentimeter.
Menurut Sukardi, curah hujan tinggi di wilayah Kabupaten Gresik dan luapan Sungai Kalilamon di bagian hulu seperti Mojokerto dan Lamongan menjadi penyebab utama bencana ini.
"Curah hujan tinggi di wilayah Gresik dan juga air kiriman dari hulu sehingga debit kali lamong meningkat dan meluap ke jalan dan permukiman," jelasnya.
Sementara itu, BPBD mencatat ratusan rumah warga terdampak banjir di Kecamatan Benjeng sejak, Sabtu (10/1/2026) kemarin, perlahan mulai surut seperti Desa Bulurejo, Munggugianti, Delik Sumber, Sedapur, KlagenLundo, dan Kedung Rukem.
Sedangkan dampak banjir satu desa di Kecamatan Cerme, Desa Gurang Anyar masih terpantau stagnan. "Nihil korban jiwa, BPBD terus melakukan ssessment perkembangan banjir hingga menyiapkan perahu lipat di lokasi terdampak untuk mempermudah mobilisasi warga," pungkasnya. (**)
Editor: Danu
What's Your Reaction?

