Sebelum Loncat dari Lantai 11 Hotel di Malang, Mahasiswa Unggah Pesan Maaf di Instagram
Unggahan terakhir mahasiswa asal Jakarta sebelum ditemukan tewas di Malang menjadi petunjuk awal penyelidikan. Pesan berisi permohonan maaf di Instagram kini didalami polisi untuk mengungkap motif.
MALANG, SJP – Unggahan terakhir di media sosial menjadi petunjuk awal dalam pengusutan kematian seorang mahasiswa asal Jakarta, CLS (20), yang ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh dari lantai 11 apartemen/hotel di Lowokwaru, Kota Malang, Rabu (26/3/2026) dini hari.
Dalam penyelidikan awal, polisi menemukan adanya pesan yang diduga sebagai surat wasiat di kamar korban. Tak hanya itu, pesan serupa juga diketahui sempat diunggah di akun Instagram milik korban sekitar dua jam sebelum kejadian.
Isi unggahan tersebut berupa permohonan maaf kepada seseorang yang disayangi, yang kini menjadi salah satu fokus pendalaman aparat untuk mengungkap latar belakang peristiwa tersebut.
Kapolsek Lowokwaru, Anang Tri Hananta, membenarkan adanya temuan tersebut. Menurutnya, unggahan di media sosial itu menjadi bagian penting dalam proses penyelidikan.
“Kami menemukan adanya pesan yang diduga sebagai wasiat, bahkan sempat diunggah ke media sosial sebelum kejadian,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).
Korban diketahui check-in seorang diri pada Selasa sekitar pukul 17.00 WIB sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia di lantai dasar hotel sekitar pukul 00.15 WIB. Polisi menduga korban terjatuh dari kamar nomor 51 yang berada di lantai 11.
Keterangan dari sejumlah pihak, termasuk teman korban, menyebutkan bahwa korban diduga telah memiliki keinginan untuk mengakhiri hidup sejak sekitar satu tahun terakhir. Namun demikian, kepolisian menegaskan bahwa motif pasti masih dalam proses pendalaman.
Saat ini, penyidik terus mengumpulkan keterangan dari saksi, termasuk rekan kuliah dan keluarga korban, guna memastikan latar belakang serta faktor yang memicu kejadian tersebut.
“Penyebab pastinya masih kami dalami dengan meminta keterangan dari pihak terkait,” pungkasnya. (**)
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit, memiliki kecenderungan depresi, atau muncul pemikiran untuk mengakhiri hidup, segera hubungi tenaga profesional seperti psikolog, psikiater, atau layanan kesehatan mental terdekat.
Sumber: Beritasatu.com
Editor: Danu
What's Your Reaction?

