Terjepit Ekonomi, Pria di Jember Nekat Mencuri Alpukat untuk Pengobatan Ibunya
Tertangkap mencuri alpukat, seorang pria di Umbulsari, Jember, mengaku terpaksa demi biaya berobat ibunya. Kasus diselesaikan secara kekeluargaan setelah pelaku mendapat perawatan medis.
JEMBER, SJP – Aksi nekat AP (35) warga Desa Pondokjoyo, Semboro, berakhir di tangan massa. Pria tersebut babak belur setelah tertangkap basah mencuri buah alpukat di sebuah kebun di Desa Sukoreno, Kecamatan Umbulsari, Rabu (4/2/2026) malam.
Pemilik kebun, Gigit, menceritakan detik-detik saat dirinya memergoki pelaku. Saat itu, dia melihat gerak-gerik mencurigakan di area kebunnya.
"Saya lihat ada orang asing sedang petik buah (alpukat). Langsung saya panggil warga sekitar untuk membantu penangkapan," katanya saat memberikan keterangan, Kamis (5/2/2026).
Selanjutnya kata dia, saat sadar aksinya dipergoki, AP sempat mencoba kabur. Namun, warga yang sudah mengepung lokasi berhasil meringkusnya.
“Emosi warga membuat AP menjadi sasaran amuk massa sehingga mengalami luka-luka di wajah,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Umbulsari, AKP Setyono Budi, membenarkan kejadian tersebut. Polisi yang datang ke lokasi segera mengevakuasi pelaku dari kepungan warga.
"Pelaku tertangkap tangan dengan barang bukti empat sak alpukat. Kerugian korban ditaksir mencapai satu juta rupiah," ungkapnya.
Budi menambahkan, pelaku sempat dilarikan ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan. Sebelum pada akhirnya dijebloskan ke sel tahanan.
Dari tangan pelaku, polisi menyita empat sak buah alpukat sebagai barang bukti tindak pidana tersebut.
"Kondisinya sudah membaik setelah ditangani medis. Sekarang sudah di Mapolsek untuk proses hukum lebih lanjut,” paparnya.
Lebih lanjut, Kapolsek menjelaskan dikarenakan korban tidak melaporkan dan menuntut atas dasar pengakuan korban yang jujur dirinya nekat mencuri karena untuk biaya ibunya yang sakit.
"Pelaku dikembalikan ke keluarganya dan pihak korban juga memberikan alpukat yang sempat dicuri dikarenakan memang hal ini dilakukan secara terpaksa untuk pengobatan ibunya," pungkas Kapolsek. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

