Tercebur ke Laut, Nyawa Karyawan DABN di Probolinggo Tak Tertolong
Korban yang merupakan karyawan PT DABN akhirnya tak tertolong hingga tak bernyawa usai mengalami insiden tercebur ke laut.
KOTA PROBOLINGGO, SJP - Nasib tragis dialami Fino Indra Permana (34), karyawan PT Delta Artha Bahari Nusantara (DABN), Probolinggo, Jawa Timur yang meninggal karena tercebur saat mengemudi pikap berisikan galon air di area terminal baru pelabuhan, pada Selasa (4/1/2025) petang.
Peristiwa yang terjadi sekira pukul 17.00 WIB itu, membuat pria kelahiran Surabaya ini tewas. Ia pun langsung dievakuasi petugas ke kamar mayat RSUD dr Moh Saleh.
Fino sendiri, merupakan warga yang berdomisili di Kelurahan Jrebeng Kulon, Kecamatan Kedopok.
Awak media sempat kesulitan untuk mengkonfirmasi atas kejadian yang dialami Fino. Namun, malam hari Direktur Operasional Andri Irawan pun akhirnya angkat bicara.
Andri membenarkan jika peristiwa itu dialami oleh karyawan DABN. Ia pun menuturkan bagaimana peristiwa tersebut.
"Saat itu yang bersangkutan bertugas membawa galon air ke dermaga menggunakan mobil pikap. Namun ketika di lokasi, informasinya mobil berjalan miring dan akhirnya terjatuh," ujarnya dikonfirmasi oleh awak media.
Namun, ia belum bisa memastikan secara rinci, karena saat ini pihak DABN juga mengurus laporan kejadian tersebut ke polisi. Terkait peristiwa tersebut pula, pihaknya akan memproses sepenuhnya.
DABN sendiri diketahui merupakan anak usaha PT Petrogas Jatim Utama (Perseroda), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprov Jawa Timur.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Probolinggo Kota yang hadir, Iptu Zainullah mengatakan, saat ini pihaknya telah melakukan pendalaman atas insiden yang dialami karyawan DABN.
"Petugas sudah datangi TKP maupun kamar mayat RSUD dr Moh Saleh untuk memastikan kronologi kejadian tersebut. Hasilnya mohon ditunggu karena kita terus lakukan pendalaman," singkatnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

