Sinergi Enam Tahun, Perumda Tirta Kanjuruhan Malang dan Bimasakti Perkuat Ekosistem Cashless
Perumda Tirta Kanjuruhan dan PT Bimasakti melanjutkan kerja sama digitalisasi pembayaran, targetkan seluruh pelanggan beralih ke metode transaksi daring pada 2026.
MALANG, SJP – Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang dan PT. Bimasakti Multi Sinergi menegaskan kelanjutan kemitraan strategis yang telah berlangsung sejak 2019.
Fokus kerja sama ini ada pada penguatan sistem pembayaran digital untuk rekening Air dan Non-Air, dengan target seluruh pelanggan beralih ke metode pembayaran daring pada 2026.
Head of Regional Partnership PT Bimasakti Multi Sinergi, Rudihanto, mengatakan, kolaborasi ini merupakan langkah nyata mendukung transformasi layanan publik.
“Kami melihat kebutuhan masyarakat akan akses pembayaran yang lebih mudah dan cepat terus meningkat. Karena itu, sistem kami integrasikan dengan berbagai kanal, mulai dari virtual account, QRIS, e-wallet, hingga pembayaran ritel modern,” jelasnya, Ahad (31/8/2025).
Direktur Umum Perumda Tirta Kanjuruhan, Tutik Wadjawati, menyebut digitalisasi menjadi bagian penting dalam pelayanan publik.
“Kami ingin pelanggan dapat mengakses layanan air bersih tanpa terkendala jarak dan waktu. Digitalisasi bukan lagi pilihan, tapi kebutuhan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Keuangan, Sri Agustina, menilai penerapan sistem pembayaran digital mempercepat proses pencatatan transaksi sekaligus meningkatkan transparansi.
“Dengan data yang lebih akurat, pengelolaan keuangan perusahaan menjadi lebih efisien dan bisa dipantau secara real-time,” katanya.
Dalam pertemuan tersebut, PT Bimasakti juga memaparkan rencana integrasi Payment Gateway “Winpay” ke aplikasi My Tirta Kanjuruhan.
Selain memudahkan pembayaran, rencana kerja sama dengan PT Innovasia juga akan membawa platform WhatsApp Business ke Tirta Kanjuruhan, sehingga kanal komunikasi dan transaksi pelanggan dapat diakses langsung melalui pesan instan.
Kerja sama ini menjadi salah satu langkah Tirta Kanjuruhan untuk mendukung ekosistem cashless society di Kabupaten Malang.
Upaya ini diharapkan dapat mempercepat efisiensi operasional perusahaan sekaligus memberikan layanan yang lebih terbuka bagi masyarakat. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

