Seorang Nenek di Jember Diduga Jadi Korban Peluru Nyasar

Untuk kasus ini, penyelidikannya langsung dirangani oleh Satreskrim Polres Jember.

04 Mar 2025 - 21:49
Seorang Nenek di Jember Diduga Jadi Korban Peluru Nyasar
Tim Inafis Polres Jember saat melakukan pemeriksaan di TKP korban penembakan (Foto: Ulum/SJP)

JEMBER, SJP - Seorang perempuan paruh baya berinisial WI (64), warga perumahan Istana Tidar Regency, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, diduga menjadi korban peluru nyasar orang tak dikenal. 

Peristiwa nahas yang menimpa korban terjadi pada Senin (3/3/2025) sekira pukul 16.00 wib. Korban ketika itu sedang bermain bersama cucunya di depan teras rumah bersamaan saat hujan deras.

Kerabat korban, Bambang mengungkapkan awalnya kejadian itu diketahui keluarga besar setelah menerima informasi dari cucu korban yang menyampaikan sang ibu tengah dirawat di rumah sakit.

"Saya dapat kabar malamnya usai sholat tarawih dari istri saya, istri saya terima pesan whatsApp dari anak korban, saat itu anaknya ngomong kalau ibunya dirawat di rumah sakit karena kena tembak, ya kita kaget dan saya sama istri langsung ke rumah sakit," katanya, Selasa (4/3/2025).

Bambang menjelaskan dari hasil rontgen yang diberikan rumah sakit ke pihak keluarga, baru diketahui bahwa di bagian paha kaki sebelah kiri terdapat sebuah proyektil yang bersarang di dalam tubuh korban dan mengenai bagian tulang sehingga harus dilakukan tindakan operasi.

"Kalau itu peluru dari senjata jenis apa, milik siapa, itu peluru nyasar atau bagaimana kita tidak tahu pastinya, tapi sudah kita laporkan ke pihak berwajib agar ditangani lebih lanjut," tegasnya.

Sementara di lokasi kejadian, petugas Kepolisian dari Polsek Sumbersari bersama tim Inafis Polres Jember melakukan olah TKP guna dilakukan proses penyelidikan.

"Untuk kasus ini penyelidikan langsung dilakukan oleh Satreskrim Polres Jember, kami belum bisa memberikan keterangan apapun dan polisi masih mendalami kasus ini," kata Kapolsek Sumbersari AKP Sugeng Priyatno dikonfirmasi di lokasi kejadian. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow