Sejuknya Pondok Ramadan Khusus Santriwati Lansia di Blitar

Jika pesantren isinya anak-anak remaja dengan semangat belajar yang tinggi, Pondok Ramadan di Blitar ini justru diisi oleh ibu-ibu berusia senja yang hanya fokus untuk bekal menghadap Ilahi

08 Mar 2025 - 10:19
Sejuknya Pondok Ramadan Khusus Santriwati Lansia di Blitar
Sejumlah lansia sedang mengaji bersama di Pondok Ramadan Lansia, Blitar, Jawa Timur. (Beritasatu.com/Dwi Haryadi)

BLITAR, SJP - Pondok Ramadan bagi kelompok lanjut usia (lansia) di Desa Bandelonje, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, menjadi pemandangan yang menyejukkan hati ketika bulan puasa.

Pondok Ramadan ini berlangsung selama 15 hari selama bulan puasa. Kegiatan ini diikuti oleh 65 peserta yang semuanya merupakan janda lansia.

Pengasuh Pondok Ramadan Lansia, Sri Banun (70) menuturkan, tujuan kegiatan ini untuk mendalami ilmu agama dan menghilangkan kesedihan.

Pihaknya juga bertujuan membimbing para lansia untuk lebih mendalami ilmu agama sebagai bekal ketika saatnya menghadap sang Khalik kelak.

“Kami ingin membantu mereka menghilangkan kesedihan. Sebab, banyak orang tua yang merasa sedih karena berbagai hal. Namun setelah sampai di sini, semuanya merasa bahagia,” ungkap Sri Banun sebagaimana dikutip dari beritasatu.com.

Seluruh santri lansia itu mengikuti berbagai macam kegiatan. Mulai dari senam pagi, hingga mengaji. Mereka juga menginap di bangunan sederhana yang disediakan di dekat masjid.

Untuk kebutuhan sahur, Muslimat Cabang Talun telah menyiapkan semua kebutuhan mereka. Bahkan, ada peserta yang datang dari luar daerah. Seperti Surabaya dan Kalimantan.

“Ada peserta yang datang dari Kalimantan dan Surabaya diantar oleh anak-anak mereka. Usianya pun beragam. Ada yang sudah mencapai 92 tahun,” ucap Sri Banun.

Pondok Ramadan Lansia ini sudah ada sejak tahun 2010 dan terus dilaksanakan setiap tahun. Kegiatan ini sebagai sarana meningkatkan keimanan dan kebahagiaan para lansia.

Seorang peserta bernama Siti Istiqomah (64), merasa senang karena bisa mengikuti kegiatan ini. Sebab, di Pondok Ramadan ini dia bisa bertemu dengan banyak orang.

“Saya sudah dua kali mengikuti Ramadan di sini. Betah dan merasa senang. Karena banyak teman. Pokoknya bahagia,” ungkapnya kepada Beritasatu.com. (**)

Penulis: Sivensius S Seran, mahasiswa magang merdeka Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow