Segel Kantor PDAM Karangploso Dibuka, Ini Respons Perumda Tirta Kanjuruhan

Perumda Tirta Kanjuruhan mengklaim telah menjalin komunikasi baik dengan warga Karangploso dan mempercepat proses perbaikan distribusi

16 Jun 2025 - 15:36
Segel Kantor PDAM Karangploso Dibuka, Ini Respons Perumda Tirta Kanjuruhan
Warga Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang menyegel kantor PDAM Karangploso karena kecewa dengan buruknya pelayanan pada Sabtu, 14 Juni 2025 lalu. (Foto: Istimewa)

MALANG, SJP—Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang angkat bicara perihal aksi penyegelan kantor KUPT PDAM Karangploso oleh warga pada Sabtu (14/6/2025) lalu.

Sebelumnya, warga RT 03, RW 10, Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, melakukan aksi protes terhadap gangguan layanan distribusi air bersih. Warga yang geram kemudian menyegel kantor KUPT PDAM.

Kepala Bagian (Kabag) Umum Perumda Tirta Kanjuruhan, Sulaiman Kullu mengaku langsung merespons aspirasi warga yang mengeluhkan layanan distribusi air bersih. Proses perbaikan tengah dipercepat.

“Kami langsung tindak lanjuti. Sebenarnya kami juga sudah ada pemberitahuan sebelumnya,” ujarnya, Senin (16/6/2025).

Menurut Sulaiman, proses perbaikan dilakukan secepat mungkin. Namun pihaknya tetap menyesuaikan dengan kondisi teknis di lapangan yang terkadang tidak bisa diprediksi. 

Namun sebagai langkah sementara, dropping air telah disalurkan melalui armada mobil tangki selama dua hari berturut-turut, hingga distribusi aliran kembali normal.

“Masih dalam proses normalisasi. Jadi air perlu waktu untuk mengisi kembali ke dalam aliran pipa, agar tekanannya stabil,” jelasnya.

Sulaiman menambahkan, pada jam-jam tertentu, seperti saat pagi dan malam hari, aliran air bisa melemah karena faktor beban puncak penggunaan.

Sementara saat jam lain, tekanan cenderung normal. Hal semacam ini terjadi di sejumlah wilayah. Termasuk di Desa Ngijo yang selama ini mendapat pasokan dari Genengan, Donowarih, Karangploso, dan GPA.

“Kami terus berupaya mengoptimalkan produksi air dengan menambah tekanan dan sumber air,” tandasnya.

Terkait aksi penyegelan oleh warga pada Sabtu malam lalu, pihaknya memastikan bahwa kantor KUPT Karangploso telah kembali dibuka oleh warga pada Ahad paginya. 

Disampaikan Sulaiman, jajaran direksi Perumda Tirta Kanjuruhan pun telah menyepakati beberapa usulan warga dalam rangka perbaikan layanan ke depan.

“Kami terus berkomunikasi dan berupaya semaksimal mungkin memberikan pelayanan terbaik,” tutupnya. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow