682 Hektare Padi Terdampak Banjir, Pemkab Gresik Tegaskan Tiada Bantuan untuk Petani
Bantuan bagi petani terdampak banjir hanya akan diberikan jika sampai membuat gagal panen. Sementara banjir yang terjadi di Gresik dianggap tidak sampai membuat gagal panen.
GRESIK, SJP—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menegaskan tidak akan ada bantuan untuk para petani lahan pertaniannya terdampak banjir selama sepekan terakhir.
Sebab, para petani dinilai tidak sampai mengalami gagal panen. Sedangkan bantuan hanya akan diberikan kepada petani terdampak banjir, jika banjir itu sampai membuat petani gagal panen.
Adapun banjir imbas luapan Sungai Lamong yang terjadi selama sepekan di Kabupaten Gresik berdampak kepada 682,65 hektare lahan pertanian padi.
Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Dinas Pertanian Kabupaten Gresik, Khoirul Fatikin mengatakan, tanaman padi yang terdampak banjir itu tidak sampai gagal panen.
"Bantuan hanya diberikan kepada tanaman padi yang sampai 75 persen lebih gagal panen," ucapnya, Senin (16/6/2025).
Khoirul bahwa ratusan hektare lahan pertanian warga terdampak banjir. Namun dia menyebut, banjir itu hanya menggenangi tanaman padi warga, tidak sampai membuat gagal panen.
Menurutnya, lahan pertanian seluas 682,65 hektare di Kecamatan Cerme, Benjeng, dan Balongpanggang yang terdampak banjir, hanya sebatas tergenang air.
"Kalau dilihat, banjirnya hanya dua hari. Jadi hanya melintas. Tidak sampai gagal panen. Rata-rata yang terkena padi sudah di atas dua bulan," jelasnya.
Sementara itu, salah satu petani terdampak asal Desa Munggugianti, Kecamatan Benjeng, Usman (54), mengaku mengalami kerugian akibat terendam banjir luapan Sungai Lamong.
Menurutnya, meski tidak sampai membuat gagal panen, namun padi yang seharusnya sudah tiba waktu panen itu menjadi basah kuyup akibat dilanda banjir. Sehingga harga jual akan jatuh.
“Kalau dari angka produksi tanam, pupuk, ya merugi sekitar lima juta," ungkap Usman, saat menjelaskan kerugian dampak banjir luapan Sungai Lamong. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

