Screening Penyakit Scabies di Penjara Mojokerto

Scabies merupakan salah satu penyakit menular yang berbahaya. Terlebih di lingkungan yang tertutup seperti penjara.

05 Jun 2025 - 10:31
Screening Penyakit Scabies di Penjara Mojokerto
Petugas Lapas Kelas IIB Mojokerto saat melakukan screening penyakit scabies. (Foto: Lapas for SJP)

MOJOKERTO, SJP – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto melakukan screening penyakit kulit menular (scabies) kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Hal itu dilakukan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran penyakit di lingkungan penjara.

Pemeriksaan dilakukan oleh tim kesehatan Lapas Mojokerto dengan menyasar sejumlah warga binaan yang menunjukkan gejala seperti gatal-gatal, iritasi kulit dan kulit ruam. 

"Langkah ini merupakan bagian dari deteksi dini untuk menghindari penyebaran penyakit kulit yang umum terjadi di lingkungan tertutup dan padat," kata Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Mojokerto, Kinayung Nirwana, Kamis (5/6/2025). 

Ia menyebut, Scabies merupakan salah satu penyakit menular yang berbahaya. Terlebih di lingkungan yang tertutup seperti penjara. 

Adanya screening ini, disebutnya sebagai langkah awal atau deteksi dini gar bisa menekan penyebaran. 

“Scabies adalah penyakit kulit yang sangat mudah menular, terutama di lingkungan padat seperti lapas. Dengan screening ini, kita dapat melakukan penanganan cepat bagi yang terindikasi, serta mencegah penyebaran lebih lanjut," ujarnya.

Selain pemeriksaan, warga binaan juga diberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan sebagai langkah pencegahan. 

Bagi WBP yang terdeteksi positif, akan diberikan perawatan dan pengobatan sesuai dengan standar medis yang berlaku.

"Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Lapas Mojokerto dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal dan menjaga kualitas hidup warga binaan selama menjalani masa pembinaan," pungkasnya. (*) 

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow