Sambut Tahun Ajaran Baru, SMKN 1 Tanjunganom Gelar MPLS Ramah Bebas Perpeloncoan

Mengusung konsep edukatif, inklusif, dan menyenangkan, kegiatan ini dirancang khusus untuk menyambut para siswa baru tanpa adanya praktik perpeloncoan, kekerasan fisik, maupun tekanan mental.

14 Jul 2026 - 13:30
Sambut Tahun Ajaran Baru, SMKN 1 Tanjunganom Gelar MPLS Ramah Bebas Perpeloncoan
Humas SMKN 1 Tanjunganom Anam saat memberikan arahan kepada calon siswa siswi baru (Foto: Kuswanto/SJP)

NGANJUK, SJP - SMK Negeri 1 Tanjunganom (SMEKTA) resmi memulai kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk menyambut para peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027. Kegiatan hari pertama yang berlangsung pada Selasa, 14 Juli 2026, ini berjalan dengan tertib, penuh antusiasme, serta kental dengan suasana kekeluargaan. 

Mengusung konsep edukatif, inklusif, dan menyenangkan, kegiatan ini dirancang khusus untuk menyambut para siswa baru tanpa adanya praktik perpeloncoan, kekerasan fisik, maupun tekanan mental. Acara yang dipusatkan di aula sekolah tersebut diikuti oleh ratusan siswa baru yang tampak mengenakan seragam sekolah asal mereka dengan penuh semangat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara pembukaan yang berlangsung khidmat di lapangan utama sekolah. Acara tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran guru, staf, serta ratusan siswa baru. Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Mulyono, selaku Kepala Seksi (KASI) SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Nganjuk.

Dalam amanatnya, Mulyono menekankan esensi penting dari pelaksanaan konsep ramah anak selama masa pengenalan lingkungan sekolah ini berlangsung.

"Masa pengenalan sekolah harus menjadi jembatan yang aman bagi siswa untuk beradaptasi secara psikologis, merasa diterima dengan hangat, dan menumbuhkan kesiapan belajar yang tinggi," ujar Mulyono.

Setelah upacara pembukaan selesai, seluruh siswa baru diarahkan menuju gedung Graha Smekta untuk mengikuti rangkaian kegiatan berikutnya. Di lokasi ini, para siswa dibekali dengan materi krusial mengenai pencegahan kekerasan dan perundungan (bullying) yang disampaikan langsung oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat (Waka Humas), Syaiful Anam. Sosialisasi ini bertujuan untuk memastikan lingkungan SMKN 1 Tanjunganom senantiasa aman, harmonis, dan bebas dari segala bentuk penindasan.

Selain edukasi anti-perundungan, para peserta didik baru diajak untuk mengenal lebih dekat sekolah baru mereka. Sesi ini diawali dengan pemaparan sejarah berdirinya SMEKTA beserta visi dan misinya agar tumbuh rasa bangga serta rasa memiliki dalam diri siswa sejak dini. 

Selanjutnya, sekolah memperkenalkan enam kompetensi keahlian unggulan untuk mengarahkan fokus belajar siswa, yang meliputi Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Bodi Kendaraan Ringan (TBKR), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Teknik Pengelasan dan Fabrikasi Logam (TPL), Agribisnis Perikanan Air Tawar (APAT), serta Produksi Perfilman (PROFI).

Untuk membentuk karakter yang siap bersaing di dunia industri, siswa baru mulai dibiasakan menerapkan budaya kerja melalui prinsip 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun) dan prinsip 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin). 

Tidak hanya itu, sekolah juga memperkenalkan tiga program unggulan yang menjadi pilar pembentukan karakter dan kepedulian sosial siswa, yaitu Sekolah Siaga Kependudukan (SSK), Generasi Berencana (GenRe), dan Sekolah Siaga Ketahanan Pangan (Sikap).

Guna menyalurkan minat dan bakat non-akademik, para siswa diberikan pengenalan mengenai berbagai organisasi kepemimpinan dan kegiatan ekstrakurikuler yang ada di sekolah. 

Sebagai persiapan jangka panjang, siswa baru juga diberikan orientasi target kelulusan melalui konsep BMW, yaitu kesiapan untuk Bekerja, Melanjutkan studi ke perguruan tinggi, atau Berwirausaha. Target ini didukung dengan sosialisasi pentingnya Sertifikasi Kompetensi (Serkom) sebagai bukti keahlian otentik yang diakui oleh dunia usaha dan dunia industri.

Di akhir sesi materi, Syaiful Anam kembali menegaskan komitmen besar sekolah dalam mendidik para siswa baru ini untuk menyongsong masa depan mereka.

"Melalui MPLS Ramah ini, SMKN 1 Tanjunganom berkomitmen melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara kompetensi keahlian dan siap kerja, namun juga memiliki karakter yang humanis, tangguh, dan berakhlak mulia," tegas Syaiful Anam.

Dengan dimulainya program ini, seluruh siswa baru diharapkan dapat mengawali langkah mereka di jenjang sekolah menengah kejuruan dengan rasa aman, optimisme tinggi, dan semangat belajar yang baru. (**) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow