RSUD dr H Koesnadi Bondowoso Pertahankan Status Akreditasi Paripurna dan Implementasi RME

RSUD dr H Koesnadi Bondowoso kembali meraih Akreditasi Paripurna dan memenuhi standar implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) sebagai bentuk komitmen peningkatan mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien.

07 May 2026 - 11:06
RSUD dr H Koesnadi Bondowoso Pertahankan Status Akreditasi Paripurna dan Implementasi RME
Pelayanan poli rawat jalan di RSUD dr H Koesnadi Bondowoso yang lancar meski pasien membludak (Foto : Rizqi/SJP)

BONDOWOSO, SJP – RSUD dr H Koesnadi Bondowoso kembali menorehkan prestasi dengan mempertahankan status Akreditasi Paripurna, predikat tertinggi dalam standar pelayanan rumah sakit di Indonesia. Capaian tersebut menegaskan komitmen rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Bondowoso itu dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas, aman, dan berbasis digital.

Predikat Paripurna diperoleh setelah rumah sakit dinilai memenuhi berbagai standar pelayanan kesehatan nasional, mulai dari mutu pelayanan medis, keselamatan pasien, hingga tata kelola manajemen rumah sakit.

Selain itu, RSUD dr H Koesnadi juga dinyatakan memenuhi ketentuan implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) berdasarkan hasil verifikasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Penerapan sistem digital tersebut dinilai mampu meningkatkan efisiensi pelayanan sekaligus memudahkan tenaga kesehatan dalam mengakses data pasien secara cepat dan terintegrasi.

Direktur RSUD dr H Koesnadi Bondowoso, dr Yus Priyatna, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran rumah sakit dalam menjaga mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Akreditasi Paripurna ini bukan sekadar penghargaan, tetapi menjadi bukti komitmen kami untuk terus memberikan pelayanan kesehatan terbaik, aman, dan profesional kepada masyarakat,” ujar dr Yus Priyatna saat dikonfirmasi, Kamis (7/5/2026), di ruang kerjanya.

Menurutnya, penerapan Rekam Medis Elektronik menjadi bagian penting dalam transformasi pelayanan kesehatan modern di RSUD dr H Koesnadi. Dengan sistem digital tersebut, proses pelayanan dinilai lebih efektif serta mampu meminimalkan risiko kesalahan pencatatan data pasien.

“Melalui implementasi Rekam Medis Elektronik, pelayanan menjadi lebih cepat, akurat, dan terintegrasi. Ini juga mendukung proses diagnosis dan pengobatan pasien agar lebih optimal,” katanya.

Ia menegaskan, keselamatan pasien tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pelayanan yang diberikan rumah sakit. Karena itu, seluruh tenaga kesehatan terus didorong meningkatkan kompetensi melalui pelatihan dan evaluasi berkala.

“Standar keselamatan pasien harus terus dijaga. Kami ingin masyarakat merasa aman dan nyaman saat mendapatkan pelayanan di rumah sakit,” tambahnya.

Tidak hanya fokus pada layanan kuratif, RSUD dr H Koesnadi juga terus mengembangkan program promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan kepada masyarakat.

Rumah sakit mengajak masyarakat rutin melakukan pemeriksaan kesehatan serta menerapkan pola hidup sehat untuk mencegah penyakit sejak dini.

Dokter spesialis paru ini menyebut, keberhasilan mempertahankan Akreditasi Paripurna menjadi motivasi bagi rumah sakit untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan di tengah perkembangan tantangan dunia kesehatan.

“Kepercayaan masyarakat adalah hal yang sangat berharga. Karena itu kami akan terus berbenah dan menghadirkan inovasi pelayanan kesehatan yang lebih baik, modern, dan berkelanjutan,” tandasnya.

Sementara itu, salah seorang pasien rawat jalan, Siti Aminah (42), warga Desa Pancoran Kecamatan Bondowoso, mengaku merasakan perubahan pelayanan di RSUD dr H Koesnadi yang kini dinilai lebih cepat dan tertata.

“Sekarang proses pendaftaran dan pelayanan lebih mudah. Petugas juga ramah dan informasi yang diberikan jelas, jadi pasien merasa lebih nyaman,” ungkapnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow