Puluhan Tahun Hidup dalam Gelap, Dusun Bandealit Jember Akhirnya Dialiri Listrik

Warga Dusun Bandealit, Desa Andongrejo, Jember, kini bisa menikmati aliran listrik. Ini menjadi kado terindah bagi mereka setelah puluhan tahun hidup dalam kegelapan.

17 Aug 2025 - 17:29
Puluhan Tahun Hidup dalam Gelap, Dusun Bandealit Jember Akhirnya Dialiri Listrik
Petugas PLN dan TNI-Polri bersama warga Dusun Bandealit, Jember, usai peresmian aliran listrik yang menjadi kado kemerdekaan. (Foto: Ulum/SJP

JEMBER, SJP — Warga Dusun Bandealit, Desa Andongrejo, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember, akhirnya bisa menikmati aliran listrik. Peristiwa ini menjadi momen bersejarah.

Aliran listrik berkapasitas 900 Volt Ampere (VA) diresmikan pada Sabtu (16/8/2025). Listrik ini menjadi kado terindah kemerdekaan bagi warga yang puluhan tahun hidup dalam kegelapan.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada berbagai pihak. Terutama kepada Presiden RI, Prabowo Subianto, dan jajaran direksi Perusahaan Listrik Negara (PLN), TNI, Polri, serta Perhutani.

"Akhirnya masyarakat Bandealit di 80 tahun Kemerdekaan Indonesia sudah bisa merasakan kemerdekaan dari kegelapan," kata dia.

Menurut Fawait, Dusun Bandealit selama ini menjadi wilayah dengan tingkat kemiskinan yang tinggi. Dia berharap, dengan adanya perbaikan infrastruktur, Bandealit bisa berkembang.

"Selain PLN, ke depan kami juga akan melakukan pembangunan fasilitas umum, jalan, serta memasang PJU. Bandealit ini bagian dari wilayah NKRI dan Kabupaten Jember yang menjadi daerah sentra kemiskinan," ungkapnya.

Fawait mengatakan, dengan infrastruktur yang memadai, seperti jalan raya desa, Dusun Bandealit tidak lagi berada dalam kemiskinan.

“Dengan infrastruktur seperti jalan raya desa yang memadai, kami berharap Bandealit tidak lagi berada dalam kemiskinan sehingga masyarakat bisa sejahtera,” tambahnya.

Manajer PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Jember, Sendi Rudianto menyampaikan, saat ini listrik yang dialirkan bertarif 900 VA dengan skema subsidi pemerintah.

“Ini akan kami sambung sebagai pelanggan pascabayar. Sampai sekarang sudah ada 100 pelanggan yang kami layani pemasangannya,” ungkapnya.

"Kami berharap dalam beberapa bulan ke depan, seluruh 350 kepala keluarga (KK) di Bandealit teraliri listrik," imbuhnya.

Salah satu penerima manfaat dan juga seorang guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bernama Piliati, mengaku sangat bahagia. Apalagi, ada perbaikan jalan juga di dusunnya.

“Ini sangat dirasakan oleh masyarakat sendiri, terutama bagi saya sebagai guru PAUD. Ini hal yang sangat luar biasa dan momen ini kemerdekaan bagi kami semua,” paparnya.

Dia berharap agar pemerintah bisa melanjutkan pembangunan infrastruktur, khususnya jalan yang belum teraspal. Tujuannya, demi menunjang perekonomian warga melalui sektor pariwisata.

“Untuk masyarakat Bandealit sendiri, jalannya sudah diperbaiki dan listrik sudah menyala. Mari kita jaga bersama karena ini aset yang sangat berharga,” pungkasnya. (adv)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow