PT Asabri Serahkan Santunan Keluarga Prajurit Gugur Insiden Pesawat Tucano

Danlanud Abd Saleh Marsma TNI Fairlyanto mengucapkan terima kasih kepada PT Asabri yang sudah memberikan santunan kepada ahli waris dari keempat anggota TNI AU yang merupakan prajurit-prajurit terbaik yang dimiliki TNI Angkatan Udara.

21 Nov 2023 - 21:45
PT Asabri Serahkan Santunan Keluarga Prajurit Gugur Insiden Pesawat Tucano
Santunan dari PT Asabri untuk ahli waris prajurit korban laka pesawat TNI AU (dok SJP)

Kabupaten Malang, SJP —  PT Asabri (Persero) berkesempatan menyerahkan santunan kepada ahli waris 4 prajurit yang gugur di tragedi pesawat Tucano yang jatuh beberapa hari lalu.

Empat prajurit tersebut yakni Marsma TNI Anumerta Subhan, Marsma TNI Anumerta Widiono Hadiwijaya, Kolonel Pnb Anumerta Sandhra Gunawan, Letkol Pnb Anumerta Yuda Anggara Seta pilot pesawat TNI Angkatan Udara EMB-314 Super Tucano.

Secara simbolis santunan diserahkan oleh Komisaris Utama Asabri Fary Djemy Francis bersama dengan Direktur Hubungan Kelembagaan Khaidir Abudrrahman kepada ahli waris di Gedung Binayudha Lanud Abd Saleh Malang, Selasa 21/11/2023.

Danlanud Abd Saleh Marsma TNI Fairlyanto yang juga hadir dalam kesempatan itu mengatakan, keempat angkatan yang gugur dalam insiden merupakan prajurit-prajurit terbaik yang dimiliki TNI Angkatan Udara, untuk itu kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada PT Asabri yang sudah memberikan santunan kepada ahli waris.

"Semoga santunan yang diberikan dapat bermanfaat dan turut membantu ahli waris," ucap Fairlyanto memberikan sambutan.

Keterangan Dinas Penerangan AU (Dispenau) Lanud Abd. Saleh menyebut, PT. Asabri juga serahkan santunan kepada ahli waris prajurit TNI yang gugur pada kontak tembak dengan KKB di Papua Kopda Anumerta Mohammad Sugeng anggota Kopasgat.

Sementara itu Direktur Hubungan Kelembagaan PT. Asabri Khaidir Abdurrahman tegaskan bahwa pihaknya siap dampingi seluruh prajurit TNI, Polri serta ASN di lingkungan Kementrian Pertahanan (Kemhan) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam menjalankan tugas.

Khaidir menyebut, pekerjaan sebagai abdi negara memiliki risiko tinggi, maka dari itu, pihaknya berupaya mendampingi langkah perjuangan itu.

“Kami memahami bahwa risiko pekerjaan Abdi negara ini sangat tinggi, untuk itu ijinkan kami mewujudkan berkomitmen kami, untuk menjadi sahabat perjuangan anda, sepanjang masa,” ungkap Khaidir Abdurrahman.

Disebutkan juga, bahwa ahli waris prajurit TNI yang gugur bakal mendapatkan manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)  dan Tabungan Hari Tua (THT) atas dedikasi almarhum selama melaksanakan tugas sebagai prajurit TNI AU.

"Kami juga masukkan didalamnya manfaat beasiswa kepada putra-putri almarhum yang masih masuk ke dalam tanggungan sebanyak maksimal dua orang anak,” ucap Khaidir.

Hadir dalam kesempatan tersebut para pejabat Lanud Abd Saleh, ahli waris korban, Direktur Bisnis Bank Mandiri Taspen, Pimpinan Bank Woori Malang, serta Pension Business Head RLB Bank BTPN. (**)

editor: trisukma

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow