Polsek Pace Nganjuk Buru Jejak DPO Kasus Penggelapan Mobil Rental

Polsek Pace membongkar praktik penipuan dan penggelapan mobil rental dengan cara digadai. Pelaku diketahui memberikan iming-iming uang dari perusahaan yang dinaungi.

24 Feb 2025 - 20:16
Polsek Pace Nganjuk Buru Jejak DPO Kasus Penggelapan Mobil Rental
Ilustrasi Penggelapan Mobiln(Foto/SJP)

NGANJUK, SJP - Perburuan Polsek Pace terhadap pelaku penipuan dan penggelapan mobil rentas, bernama Novi Arianto, warga Srengat Kabupaten Blitar, belum membuahkan hasil. Hingga saat ini, mantan Humas PT Aksa Energi Indonesia tersebut belum juga terdeteksi keberadaannya. 

Untuk diketahui, Polsek Pace membongkar praktik penipuan dan penggelapan mobil rental dengan cara digadai. Pelaku diketahui memberikan iming-iming uang dari perusahaan yang dinaungi.

Saat ini, pihak kepolisian sudah mengumpulkan bukti yang sebelumnya sudah dijanjikan saat mediasi tanggal 24 Desember 2024 lalu

Satreskrim Polsek Pace diwakili penyidik anggota Reskrim Aiptu Edy saat ditemui Suarajatimpost di ruangannya mengatakan, pihaknya sudah mempertemukan antara Novi dan pemilik mobil rental di Polsek, namun sampai berjalan dua bulan ini tidak ada niatan baik, hingga menjadi DPO.

“Kalau tau keberadaanya, kami akan kembangkan, kita sudah ke Blitar ke rumah istrinya, tapi sudah pisah ranjang lama,” ungkap Edy ditemani jajarannya, Senin (24/2/2025) sore

Edy menambahkan, akibat dugaan penggelapan ini, korban dirugikan sekira Rp 130 juta. Pemilik mobil kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polsek Pace.

"Ternyata, mobilnya sudah digadaikan kepada seorang warga yang juga satu desa wilayah Pace. Mobilnya Toyota Avanza dia rental per bulan ceritanya. Meskipun ada perjanjian disaksikan kami, namun Novi tidak menepati janji, kita naikkan ke lidik," katanya.

Sementara itu, Kepala Sekuriti PT Aksa Energi Indonesia, Jayadi dikonfirmasi terpisah membenarkan, jika Novi Arianto mantan pekerja di PT Aksa. Jayadi menyampaikan, dia (Novi) sudah dikeluarkan, waktu itu menjabat Humas.

"Dia (Novi) tidak dipekerjakan lagi mas, kasusnya banyak, apalagi tersangkut kasus mobil rental," ucap Jayadi.

Senada disampaikan rekan kerja Novi, Kepala Dusun Loceret, Riyanto menerangkan jika dirinya mengetahui kasus gadai mobil tersebut. Bahkan saat mediasi di Polsek Pace ikut mengikuti, namun setelah itu, Novi menghilang tidak tahu keberadaanya.

"Saya mengikuti mediasi itu, saat tanda tanganpun saya menyaksikan pada tanggal 24 Desember di Polsek Pace," terang pria yang biasa disapa Pakwo Boxer ini. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow