Polres Tuban Sidak Sejumlah SPBU Usai Muncul Dugaan Pertalite Bermasalah

Unit Tipidter Satreskrim Polres Tuban bersama Diskopumdag Tuban melakukan inspeksi mendadak di sejumlah SPBU menyusul keluhan masyarakat terkait dugaan pertalite bermasalah. Dua SPBU diperiksa, yakni di Kelurahan Latsari dan Desa Sugihwaras.

27 Oct 2025 - 23:59
Polres Tuban Sidak Sejumlah SPBU Usai Muncul Dugaan Pertalite Bermasalah
Kanit Tipidter Satreskrim Polres Tuban Iptu I Made Riandika Darsana bersama petugas Diskopumdag Tuban melakukan pengecekan tangki penyimpanan dan pengambilan sampel BBM saat inspeksi mendadak di salah satu SPBU di Tuban, ( Foto ; Dok/SJP)

TUBAN ,SJP - Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Tuban melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Tuban, Senin (27/10/2025). Langkah ini diambil setelah muncul laporan masyarakat terkait dugaan adanya bahan bakar jenis pertalite yang bermasalah dan menyebabkan kendaraan mogok setelah pengisian.

Kanit Tipidter Satreskrim Polres Tuban, Iptu I Made Riandika Darsana, mengatakan sidak dilakukan sebagai tindak lanjut atas keluhan warga yang viral di media sosial.

“Ini kami laksanakan karena ada isu yang berkembang di masyarakat terkait pertalite yang bermasalah,” ujar Riandika kepada wartawan di lokasi.

Menurut Riandika, hingga Senin sore pihaknya telah melakukan pengecekan di dua lokasi, yaitu SPBU Patung di Kelurahan Latsari, Kecamatan Tuban, dan SPBU Dasin di Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu. Namun, ia memastikan pemeriksaan akan diperluas ke sejumlah SPBU lain di wilayah Tuban.

“Sementara baru dua SPBU yang kami lakukan pengecekan, nanti kemungkinan akan berkembang,” tambahnya.

Dalam sidak tersebut, tim gabungan dari Polres Tuban bersama Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (Diskopumdag) melakukan pemeriksaan menyeluruh. Petugas mengecek kondisi tangki penyimpanan, proses distribusi, hingga mengambil sampel BBM untuk diuji lebih lanjut di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM).

“Setelah pengambilan sampel, nanti akan kita cek di TBBM. Dari situ akan terlihat apakah ada penyimpangan di SPBU atau di jalur pengiriman,” jelas Riandika.

Hasil pengecekan sementara menunjukkan, takaran dispenser di dua SPBU yang diperiksa masih sesuai standar, dan tidak ditemukan indikasi kecurangan alat ukur.

“Untuk yang kita cek hari ini, takarannya sesuai. Sekilas warna dan baunya juga masih bagus, tapi tetap akan kita uji lebih lanjut,” katanya.

Riandika mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik. Ia menegaskan bahwa Polres Tuban bersama Diskopumdag akan terus melakukan pemantauan terhadap pendistribusian BBM agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.

“Kami pastikan pengawasan akan terus dilakukan agar ketersediaan BBM sesuai dengan ketentuan pemerintah,” pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow