Polres Tuban Gelar Panen Raya Jagung Serentak Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

Polres Tuban menggelar panen jagung kuartal III tahun 2025 serentak bersama jajaran kepolisian se-Indonesia yang dipusatkan di OKU, Sumatra Selatan. Di Tuban, panen dilakukan di Desa Tegalagung, Kecamatan Semanding, dan Desa Becok, Kecamatan Merakurak .

28 Sep 2025 - 07:04
Polres Tuban Gelar Panen  Raya Jagung Serentak Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional
Polres Tuban saat panen raya jagung kuartal III sebanyak 236 ton, wujud dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional Presiden Prabowo Subianto.(Foto; Atmo/SJP)

TUBAN, SJP - Kepolisian Resor (Polres) Tuban melaksanakan panen jagung kuartal III tahun 2025 yang digelar serentak di seluruh jajaran kepolisian di Indonesia. Kegiatan panen raya ini terpusat di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan, dan dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Sabtu (27/9/2025).

Di Tuban, panen berlangsung di lahan petani Desa Tegalagung, Kecamatan Semanding, serta Desa Becok, Kecamatan Merakurak. Kapolres Tuban AKBP William Cornelis Tanasale mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata Polres terhadap program ketahanan pangan nasional yang tengah digalakkan Presiden Prabowo Subianto.

“Panen jagung kuartal III ini merupakan komitmen kami dalam mendukung program ketahanan pangan. Hasil panen di Tuban diperkirakan mencapai 236 ton dari lahan 40 hektare,” ujar AKBP William.

Dalam kegiatan tersebut, Polres Tuban juga menyiapkan mesin perontok untuk menghasilkan jagung pipil kering dengan kadar air 18 persen. Namun, jagung tetap harus melalui proses pengeringan tambahan hingga kadar air mencapai 14 persen agar layak disalurkan ke masyarakat.

Kapolres memastikan hasil panen dapat langsung diserap oleh Bulog. Jagung kering dengan kadar air 18 persen dihargai Rp5.500 per kilogram, sedangkan kadar air 14 persen dihargai Rp6.400 per kilogram.

“Sebagian hasil panen hari ini langsung kita serahkan ke Bulog. Untuk jagung dengan kadar air 16–20 persen tetap perlu dikeringkan lagi,” tegas William.

Berdasarkan data, luas lahan tanam jagung di Kabupaten Tuban periode Juli–September 2025 meningkat 7,32 persen dibanding tahun sebelumnya, mencapai 20.095 hektare. Dari lahan tersebut, total produksi diperkirakan mencapai 120 ribu ton.

Kapolres Tuban berharap panen raya ini dapat memberi kontribusi signifikan dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus memperkuat kemandirian pertanian berkelanjutan di daerah. (**)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow