Polres Batu Petakan Jam Rawan Laka untuk Selamatkan Nyawa Warga

Data kecelakaan 2025 menunjukkan bahwa jam rawan aktivitas harian dan lonjakan mobilitas wisata menjadi faktor paling menentukan dalam tingginya tingkat kecelakaan di Kota Batu. Polres Batu kini mengalihkan fokus pada pencegahan berbasis pola risiko untuk menahan tren insiden menjelang puncak musim liburan

27 Nov 2025 - 20:59
Polres Batu Petakan Jam Rawan Laka untuk Selamatkan Nyawa Warga
Kecelakaan Bus Pariwisata di Kota Batu beberapa bulan lalu (Dok/Arul/SJP)

KOTA BATU, SJP – Lonjakan kecelakaan lalu lintas di Kota Batu sepanjang 2025 bukan hanya soal tingginya jumlah insiden, tetapi juga pola waktu kejadian yang menunjukkan titik rawan aktivitas masyarakat dan mobilitas pariwisata. m

Kasat Lantas Polres Batu, AKP Kevin Ibrahim menyebutkan, hingga Oktober 2025 tercatat 211 kecelakaan dengan 29 korban meninggal dunia ditambah masalah utamanya bukan sekadar kepadatan kendaraan, melainkan konsentrasi risiko yang berulang pada jam dan lokasi tertentu.

“Sebagian besar kecelakaan terjadi pada jam-jam sibuk, baik saat aktivitas masyarakat berangkat maupun pulang sekolah dan bekerja. Rentang waktu rawan laka itu berada pada pukul 06.00 - 08.00 WIB serta 15.00 -17.00 WIB,” ujarnya 

Pola ini memperlihatkan bahwa Kota Batu memiliki problem keselamatan berbasis ritme mobilitas harian, bukan hanya karakter wilayah atau topografi. Bulan Agustus tercatat sebagai periode dengan insiden terbanyak, mencapai 33 kecelakaan. Sementara korban meninggal dunia tertinggi terjadi pada Januari dengan tujuh korban, dipicu kecelakaan bus pariwisata akibat rem blong.

Sebagai kota wisata, arus kendaraan, khususnya bus pariwisata, mengalami peningkatan signifikan setiap akhir pekan. Kondisi ini memperlebar risiko kecelakaan di titik-titik tertentu, terutama jalur menuju kawasan wisata dan terminal. Menyikapi hal tersebut, Polres Batu memperkuat pendekatan pencegahan melalui ramp check rutin bersama Polda Jatim, Dishub Jatim, Dishub Kota Batu, dan Jasa Raharja.

“Volume kendaraan khususnya bus pariwisata selalu meningkat tiap akhir pekan. Karena itu kami rutin melakukan ramp check untuk memastikan armada laik jalan,” imbuhnya.

Dengan pendekatan berbasis waktu rawan, intensifikasi pengawasan, serta pengamanan transportasi wisata, Polres Batu menargetkan penurunan insiden menjelang libur akhir tahun, periode ketika volume kendaraan di Kota Batu biasanya melonjak drastis. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow