Polisi Gagalkan Pencurian Sapi di Probolinggo
Pelaku diduga merusak tali pengikat sebelum membawa kabur hewan tersebut.
PROBOLINGGO, SJP–Personel Polres Probolinggo Kota yang tergabung dalam Satgas Preventif Patroli Perintis Presisi berhasil menggagalkan upaya pencurian hewan ternak saat melaksanakan patroli dini hari di wilayah Kecamatan Kedopok. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (19/4/2026) dan melibatkan respons cepat aparat kepolisian bersama warga setempat.
Peristiwa bermula sekitar pukul 23.30 WIB di Jalan Bengawan Solo, Kelurahan Jrebeng Kulon. Seekor sapi milik warga bernama Saiful Akbar (45) dilaporkan hilang dari kandangnya. Pelaku diduga merusak tali pengikat sebelum membawa kabur hewan tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kasi Humas Polres Probolinggo Kota, Iptu Zainullah, menjelaskan bahwa laporan masyarakat segera ditindaklanjuti oleh petugas yang sedang berjaga. Tim gabungan langsung menuju lokasi kejadian guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) awal sekaligus penelusuran jejak pelaku.
"Begitu menerima laporan warga, petugas segera bergerak ke TKP dan melakukan penyisiran bersama masyarakat dengan mengikuti jejak yang ditemukan di sekitar lokasi," ujar Iptu Zainullah.
Dari hasil penelusuran, diketahui pelaku sempat menggiring sapi ke arah selatan menuju area persawahan. Namun, saat melintasi kawasan permukiman, sapi tersebut sempat terlepas sebelum akhirnya dikuasai kembali oleh pelaku untuk melanjutkan pelarian.
Petugas kemudian memperluas pencarian dengan melibatkan berbagai satuan, seperti Satreskrim, Satsamapta, serta personel piket dari Polsek jajaran. Operasi pengejaran dilakukan secara intensif dengan menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi jalur pelarian.
Dalam perkembangan selanjutnya, pelaku diketahui melarikan diri ke arah utara, tepatnya menuju area persawahan di sekitar kawasan utara Universitas Muhammadiyah Probolinggo. Upaya pencarian tersebut akhirnya membuahkan hasil.
"Setelah penyisiran cukup lama, sapi berhasil ditemukan sekitar pukul 01.45 WIB di area barat makam Cina Wonoasih dalam kondisi terikat pada pohon pisang," jelasnya.
Hewan ternak tersebut segera diamankan oleh petugas dan dikembalikan kepada pemiliknya dalam keadaan selamat.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, pelaku diduga berjumlah dua orang. Salah satu pelaku mengenakan jaket berwarna hitam, celana jins, dan sepatu bot. Sementara pelaku lainnya memakai jaket hijau, celana pendek putih, serta diketahui membawa senjata tajam.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas serta keberadaan kedua pelaku yang melarikan diri. Upaya pengembangan kasus terus dilakukan untuk memastikan para pelaku segera tertangkap.
Iptu Zainullah menegaskan bahwa keberhasilan menggagalkan aksi pencurian tersebut merupakan hasil dari kecepatan respons petugas serta kerja sama yang baik dengan masyarakat.
"Ini merupakan bukti komitmen kami dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama pada waktu-waktu rawan kejahatan," tegasnya.
Selama proses penanganan hingga evakuasi berlangsung, situasi di lokasi tetap terjaga aman dan kondusif. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

