Pertamina EP Sukowati Minta Waktu Tambahan untuk Ganti Rugi Tanaman Petani Bojonegoro

Tenggat waktu untuk menemukan solusi atas permasalahan yang diderita Pamuji, yang menurutnya akibat dampak negatif kegiatan sumur pengeboran Sukowati (SKW) 38. Terhitung sejak tiga orang dari pihak Pertamina EP Sukowati Field mendatangi rumah Pamuji pada Rabu (19/2/2025) sekitar pukul 09.00 WIB guna menyampaikan permintaan maaf.

25 Feb 2025 - 19:16
Pertamina EP Sukowati Minta Waktu Tambahan untuk Ganti Rugi Tanaman Petani Bojonegoro
Lokasi PAD B Pertamina EP Sukowati Field. (Foto:Abrori/SJP)

BOJONEGORO, SJP - Setelah sebelumnya diberikan waktu selama tiga hari, Pertamina EP Sukowati Field tak kunjung menemukan solusi dari tercemarnya sawah milik Pamuji oleh limbah yang berasal dari area sumur pengeboran PAD B.

Tenggat waktu untuk menemukan solusi atas permasalahan yang diderita Pamuji, yang menurutnya akibat dampak negatif kegiatan sumur pengeboran Sukowati (SKW) 38. terhitung sejak tiga orang dari pihak Pertamina EP Sukowati Field mendatangi rumah Pamuji pada Rabu (19/2/2025), sekira pukul 09.00 WIB guna menyampaikan permintaan maaf.

Pamuji kembali didatangi oleh orang bernama Hasyim, perwakilan Pertamina EP Sukowati Field, dan diminta agar bersabar sembari menunggu hasil uji laboratorium sampel yang dilakukan oleh pihak berwenang.

"Jam 3 sore ke rumah, Hasyim minta perpanjangan waktu, saya disuruh sabar dulu, nunggu hasil lab," beber Pamuji, Selasa (25/2/2025).

Namun Pamuji mengaku sangat berat jika diminta menunggu hasil uji laboratorium keluar, sebab sawah yang ia sewa tersebut sudah dua kali mengalami gagal panen, terlebih sebelumnya Pamuji sudah berulang kali melakukan protes namun tak kunjung ada tindaklanjut. 

"Saya gak bisa kalau disuruh nunggu hasil lab," tegasnya.

Meski merasa berat, Pamuji akhirnya memberikan tambahan waktu selama satu minggu kepada Pertamina EP Sukowati Field, untuk menemukan solusi atas permasalahan yang timbul dan mencuri perhatian Polda Jatim hingga turun langsung ke Bojonegoro.

"Saya kasih waktu tambahan satu minggu ke depan," imbuhnya.

Jika tambahan waktu yang diberikan masih belum ada jawaban jelas, Pamuji akan merealisasikan ancamanya.

"Saya akan konferensi pers di sawah dan lempar pohon pisang masuk," pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow