Permintaan Maaf RSI Nyai Ageng Pinatih Gresik Ditolak, Begini Kata Orang Tua Bayi

Orang tua bayi yang meninggal karena diduga terlambat mendapat rujukan medis akhirnya angkat bicara soal permintaan maaf pihak RSI Nyai Ageng Pinatih Gresik. Bahkan, pihak rumah sakit seenaknya minta maaf.

28 Jun 2025 - 13:50
Permintaan Maaf RSI Nyai Ageng Pinatih Gresik Ditolak, Begini Kata Orang Tua Bayi
Bayi saat di RSI Nyai Ageng Pinatih Gresik. (Foto: Istimewa)

GRESIK, SJP - Orang tua bayi yang meninggal dunia setelah proses rujukan medis diduga terlambat di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengaku masih belum sepenuhnya menerima permintaan maaf dari Rumah Sakit Islam (RSI) Nyai Ageng Pinatih Gresik. 

Menurut orang tua inisial D warga Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik, RSI terkesan seenaknya meminta maaf setelah memberikan pelayanan yang tidak layak, hingga mengakibatkan bayinya meninggal dunia.

"Kok seenaknya saja meminta maaf setelah memberikan layanan tidak layak kepada bayi saya," kata D, Sabtu (28/6/2025).

Dia membenarkan kedatangan pihak RSI Nyai Ageng Pinatih Gresik ke rumahnya menyampaikan permintaan maaf. Lanjut dia, kedatangan pihak RS juga menyampaikan kesalahpahaman, bahwa alat medis lengkap dan sudah sesuai prosedur. 

Pihak keluarga belum percaya sepenuhnya dengan alasan pihak RSI Nyai Ageng Pinatih Gresik.

"Terus kenapa saat kejadian itu, tenaga kesehatan RS menyampaikan kalau alat tidak lengkap. Dan yang lengkap di RS Ibnu Sina Tipe B," jelasnya. 

Pihak keluarga juga belum bisa menerima penanganan medis RSI Nyai Ageng Pinatih Gresik yang memberikan perlakuan tidak layak terhadap bayi.

"Kalau laporannya ditempatkan di inkubator, kenapa kenyataannya bayi saya hanya dipasangkan selang," tambahnya. 

Dirinya berharap, kasus ini menjadi pelajaran bagi seluruh pihak pelayanan kesehatan agar tidak merugikan masyarakat.

Ia juga berharap ada perhatian pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) karena juga sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Diketahui sebelumnya, seorang bayi baru lahir di Kabupaten Gresik dilaporkan meninggal dunia pada Kamis (26/6/2025). Meninggalnya bayi itu diduga karena lambatnya proses rujukan medis. Kekecewaan mendalam dirasakan orang tua bayi.

Kejadian memilukan itu dialami oleh pasangan suami istri inisial D, warga Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik, saat proses bersalin di RSI Nyai Ageng Pinatih Gresik, pada tanggal 19 Juni 2025.

Kejadian bayi meninggal dunia yang diduga akibat lalainya petugas medis ini merupakan kali kedua dalam bulan ini.

Sebelumnya, seorang bayi yang juga baru lahir dilaporkan meninggal dunia setelah pihak Puskesmas Alun-Alun Gresik diduga terlambat merujuk pasien. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow