Perkuat Posisi Tawar, Wali Kota Batu Jajaki Kolaborasi dengan BP Danantara
Model pengelolaan aset terintegrasi yang diusung Danantara membuka peluang bagi Kota Batu, terutama pada sektor-sektor produktif seperti penguatan destinasi wisata skala internasional, pembangunan fasilitas penunjang atlet dan wisata olahraga dan transformasi teknologi pertanian yang berkelanjutan dan berbasis ekspor.
KOTA BATU, SJP — Pemerintah Kota Batu mulai mengambil langkah agresif untuk menempatkan daerahnya dalam peta investasi nasional.
Wali Kota Batu, Nurochman, mengakui kesiapan daerahnya untuk berkolaborasi dengan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BP Danantara) guna mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal melalui skema pengelolaan aset strategis.
Langkah ini dipertegas melalui kehadiran Nurochman dalam forum Investor Daily Round Table yang diinisiasi oleh BP Danantara di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Forum tersebut menjadi ajang potensi yang mempertemukan pemangku kepentingan tingkat pusat, BUMN, dan kepala daerah untuk menyinkronkan arah kebijakan investasi di bawah pemerintahan saat ini.
Dalam keterangannya pada Kamis (29/1/2026), pria yang akrab disapa Cak Nur tersebut menegaskan bahwa keterlibatan Kota Batu dalam forum tersebut bukan sekadar seremoni. Ia menilai kehadiran BP Danantara sebagai katalisator untuk membangun posisi tawar (positioning) daerah agar terintegrasi dengan pengelolaan aset nasional.
"Bagi Kota Batu, ini adalah langkah strategis untuk memastikan daerah terhubung langsung dengan skema pengelolaan aset nasional yang dikembangkan Danantara. Kami ingin memastikan potensi daerah masuk dalam radar prioritas investasi pusat," ujar Nurochman.
Ia menambahkan, model pengelolaan aset terintegrasi yang diusung Danantara membuka peluang bagi Kota Batu, terutama pada sektor-sektor produktif seperti penguatan destinasi wisata skala internasional, pembangunan fasilitas penunjang atlet dan wisata olahraga dan transformasi teknologi pertanian yang berkelanjutan dan berbasis ekspor.
Lebih lanjut, Nurochman menekankan pentingnya menciptakan ekosistem investasi yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga adaptif terhadap dinamika global.
Ia berambisi agar kolaborasi antara kebijakan pusat dan potensi daerah dapat memberikan dampak langsung pada kesejahteraan masyarakat lokal.
"Pemerintah Kota Batu berkomitmen menyiapkan ekosistem investasi yang adaptif. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang tidak hanya cepat, tetapi juga inklusif dan berkelanjutan," tandasnya. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

