Perahu Pecah Dihantam Ombak, Nelayan Asal NTB Ditemukan Tewas di Tulungagung

Perahu yang ditumpangi korban pecah dihantam ombak saat mencari udang lobster di perairan Pantai Molang.

19 Jun 2025 - 21:20
Perahu Pecah Dihantam Ombak, Nelayan Asal NTB Ditemukan Tewas di Tulungagung
Jenazah nelayan asal Lombok Tengah yang tewas di Pantai Molang berada di ruang pemulasaraan IKF RSUD dr. Iskak Tulungagung. (Foto: Beny/SJP)

TULUNGAGUNG, SJP—Seorang nelayan asal Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), ditemukan tewas di Pantai Molang, Desa Pucanglaban, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung, Kamis (19/6/2025) pagi. 

Korban diketahui bernama Sultan San Sanauran (48), warga Desa Ubung, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah. Perahu yang ditumpanginya pecah dihantam ombak saat mencari udang lobster di perairan Pantai Molang.

Menurut Kasi Humas Polres Tulungagung, Ipda Nanang Murdiyanto, peristiwa itu terjadi pada Kamis dini hari sekitar pukul 01.30 WIB. Mulanya, korban bersama 4 rekannya berangkat dari Pantai Prigi, Kabupaten Trenggalek, menggunakan perahu pada Rabu (18/6/2025) petang.

Saat itu, korban bersama 4 rekannya. Yakni Bine (30), warga Desa Ubung, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah; Suriyanto (30) dan Zulhadi (30), warga Desa Sriwe, Kecamatan Jaruwaru, Lombok Timur; serta Mastur (30), warga Desa Menjot, Kecamatan Sekotong, Lombok Timur.

Mereka tiba di sekitar perairan Pantai Molang, Desa Pucanglaban, Kecamatan Pucanglaban, pada pukul 18.30 WIB.

"Selanjutnya, korban dan para saksi mulai mencari udang lobster dengan pembagian tugas dua orang menyelam ke laut dan tiga orang, termasuk korban, berada di atas perahu. Korban sebagai operator memegang selang oksigen," tutur Ipda Nanang,

Namun nahas, sekitar pukul 01.30 WIB, perahu yang ditumpangi korban bersama dengan 2 orang saksi dihantam ombak. Perahu berbahan fiber tersebut pecah dan menyebabkan ketiganya tercebur ke laut.

Selanjutnya, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Atas kejadian tersebut, para saksi melapor ke pengelola Pantai Molang dan diteruskan ke Polsek Pucanglaban.

"Keempat rekan korban berhasil menyelamatkan diri, termasuk Mastur, yang berhasil berenang ke tepi pantai," ujar Ipda Nanang.

Korban yang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di bibir pantai, selanjutnya dievakuasi ke RSUD dr. Iskak Tulungagung. Sampai dengan Kamis sore, jenazah korban masih berada di Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk proses visum dan pemulasaran.

Polisi juga tengah berupaya menghubungi keluarga korban di Lombok, untuk memastikan jenazah korban dipulangkan ke kampung halamannya atau dimakamkan di Trenggalek.

Sementara itu, salah seorang rekan korban, Mastur mengatakan, kejadian berlangsung cepat. Saat menunggu rekan yang tengah menyelam, tiba-tiba datang ombak besar menghantam perahu hingga terbalik dan pecah.

Dirinya berhasil selamat setelah berenang dan mencapai bibir pantai. Menurut Mastur, korban memang tidak bisa berenang.

"Korban terbawa ombak sampai di pinggir pantai tapi sudah meninggal," tutur Mastur. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow