Pemkot Batu Kaji Program Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi UMKM dan Petani

Program tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam melindungi para pekerja sektor informal, khususnya para pelaku usaha mikro dan petani yang selama ini rentan tanpa jaminan sosial.

15 May 2025 - 19:03
Pemkot Batu Kaji Program Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi UMKM dan Petani
Pendaftaran di BPJS Ketenagakerjaan (Arul/Sjp)

KOTA BATU, SJP – Pemerintah Kota Batu tengah mengkaji langkah realisasi program perlindungan ketenagakerjaan bagi pelaku UMKM dan petani di wilayahnya. Program ini dirancang untuk memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui BPJS Ketenagakerjaan, dengan premi yang sepenuhnya ditanggung oleh Pemkot.

Wali Kota Batu, Nurochman pada Kamis (15/5/2025) menyampaikan bahwa program tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam melindungi para pekerja sektor informal, khususnya para pelaku usaha mikro dan petani yang selama ini rentan tanpa jaminan sosial.

“Komitmen kami jelas, para pelaku usaha mikro dan petani juga berhak atas jaminan keselamatan kerja. Program ini sedang dalam proses finalisasi dan insyaallah tahun ini bisa mulai dilaksanakan,” ujarnya.

Menurutnya, sebagian besar pelaku UMKM di Kota Batu masih berskala kecil dan memiliki keterbatasan dalam memberikan perlindungan tenaga kerja. Oleh karena itu, intervensi pemerintah sangat dibutuhkan agar para pekerja merasa lebih aman dan sejahtera.

"Dengan adanya langkah ini diharapkan juga bisa mendorong produktivitas sektor informal," tambahnya.

Ketua DPRD Kota Batu, Didik Subianto, turut menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menyatakan dukungannya terhadap langkah Pemkot Batu dalam memberikan perlindungan ketenagakerjaan bagi sektor informal yang selama ini kurang tersentuh kebijakan perlindungan tenaga kerja.

“Kami di DPRD mendukung penuh kebijakan ini karena ini menyangkut hak dasar para pekerja untuk mendapat jaminan sosial. Selain memberikan rasa aman, ini juga dapat menumbuhkan kepercayaan diri pelaku UMKM dan petani dalam mengembangkan usahanya,” ujar pria yang akrab disapa Kaji Bianto tersebut.

DPRD Kota Batu juga akan memastikan proses penganggaran berjalan sesuai mekanisme dan mendorong agar program ini bisa segera diimplementasikan dengan baik. Pemerintah berharap, melalui skema ini, kesejahteraan masyarakat terutama di sektor informal bisa terus meningkat. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow