Pemkab Tulungagung Luncurkan Koperasi Merah Putih di 271 Desa dan Kelurahan
Pemerintah Kabupaten Tulungagung melakukan peluncuran awal ratusan Koperasi Merah Putih yang telah terbentuk. Setelah peluncuran resmi nanti, koperasi-koperasi ini diharapkan bisa menjadi pilar pembangunan ekonomi desa.
TULUNGAGUNG, SJP—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung secara resmi meluncurkan program Koperasi Merah Putih di 257 desa dan 14 kelurahan melalui acara soft launching pengurus dan pengawas Koperasi Merah Putih, Selasa (15/7/2025).
Kegiatan yang digelar di Pendopo Kongas Arum Kusumaningbongso itu merupakan bagian dari upaya percepatan pengentasan kemiskinan dan penguatan ekonomi kerakyatan di tingkat desa dan kelurahan.
Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Tulungagung Slamet Sunarto, jajaran perangkat daerah, perwakilan perbankan, Bulog, serta para pengurus dan pengawas koperasi dari seluruh kecamatan.
Dalam sambutannya, Bupati Gatut Sunu Wibowo menegaskan, peluncuran Koperasi Merah Putih merupakan langkah strategis dalam memperkuat peran koperasi sebagai motor penggerak ekonomi rakyat di tingkat desa.
Bupati Gatut juga mengucapkan selamat Hari Koperasi ke-78, yang tahun ini mengusung tema "Koperasi Maju, Indonesia Adil Makmur" dengan tagline "Ayo Berkoperasi, Koperasi Bangkit".
"Program ini merupakan bagian dari instruksi Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, untuk membentuk 80.000 koperasi desa dan kelurahan di seluruh Indonesia. Di Tulungagung sendiri, target yang telah tercapai adalah 257 koperasi desa dan 14 koperasi kelurahan," ujarnya.
Bupati Gatut menyampaikan, koperasi bukan hanya lembaga ekonomi, tetapi juga wadah gotong royong dan pemberdayaan masyarakat. Dia meminta agar koperasi dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel, serta didukung oleh seluruh pemangku kepentingan.
"Saya ucapkan selamat kepada para pengurus dan pengawas koperasi yang telah terpilih melalui musyawarah desa. Tugas ini penuh kehormatan dan harus dijalankan dengan dedikasi tinggi demi kesejahteraan masyarakat," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Tulungagung, Slamet Sunarto, dalam laporannya menjelaskan, acara soft launching tersebut diikuti oleh 542 peserta yang terdiri dari pengurus dan pengawas koperasi yang baru terbentuk.
Kegiatan itu juga menandai dimulainya peran aktif mereka dalam menjalankan fungsi kelembagaan koperasi sesuai dengan anggaran dasar.
“Soft launching ini merupakan bentuk legalitas formal dan pengesahan struktur kepengurusan Koperasi Merah Putih. Pembentukan koperasi ini didasari oleh Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 dan Surat Edaran Menteri Koperasi Nomor 1 Tahun 2025,” terang Slamet.
Acara ini juga menjadi bagian dari tiga lini masa program Koperasi Merah Putih. Yaitu Maret hingga Juli, pembentukan koperasi dan soft launching. Kemudian Agustus sampai Oktober, pengembangan koperasi. Lalu November hingga Desember, monitoring dan evaluasi.
Setelah acara pengukuhan, kegiatan dilanjutkan dengan sarasehan bersama para narasumber dari sektor perbankan, Bulog, pertanian, dan bagian perekonomian, yang memberikan pembekalan dan informasi terkini terkait strategi pengembangan koperasi ke depan.
Pemkab Tulungagung berharap koperasi yang telah terbentuk dapat menjadi pilar utama pembangunan ekonomi lokal, sekaligus mempercepat pemerataan kesejahteraan masyarakat.
“Mari kita jadikan koperasi sebagai pilar utama pembangunan ekonomi desa,” pungkas Bupati Gatut Sunu. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

