Pemkab Jember Siapkan Tiga Rumah Sakit bagi Korban Kecelakaan Bus di Probolinggo
Gerak cepat ini menindaklanjuti arahan Bupati Jember Muhammad Fawait terhadap korban kecelakaan bus rombongan karyawan dan keluarga Rumah Sakit Bina Sehat (RSBS) di jalur Wisata Bromo Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo.
JEMBER, SJP - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menyiapkan tiga rumah sakit daerah (RSD) milik pemerintah untuk menangani korban kecelakaan bus.
Hal itu disampaikan langsung Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember Akhmad Helmi Luqman, Senin (15/9/2025).
"Kami siapkan tiga RSD milik Pemkab Jember. Yakni RSD dr Soebandi, RSD Balung, dan RSD Kalisat," katanya kepada Halo Jember.
Helmi menegaskan, di masing-masing rumah sakit telah disiapkan ruang instalasi gawat darurat (IGD) beserta tim medis untuk memberikan pelayanan intensif.
“Apabila korban harus dirujuk ke Jember, kami siap melanjutkan perawatan,” ujarnya.
Gerak cepat ini menindaklanjuti arahan Bupati Jember Muhammad Fawait terhadap korban kecelakaan bus rombongan karyawan dan keluarga Rumah Sakit Bina Sehat (RSBS) di jalur Wisata Bromo Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo.
Dinkes, kata dia, juga mengerahkan tim medis dan armada ambulans ke Probolinggo untuk membantu evakuasi korban.
Helmi menambahkan, jika diperlukan, Dinkes juga siap menambah unit ambulans maupun tenaga medis.
“Kapan pun dibutuhkan, kami standby,” pungkasnya.
Sebelumnya, rombongan yang membawa sekitar 55 orang ini tengah berlibur di Gunung Bromo.
Nahas, saat perjalanan kembali ke Jember, tepatnya jalan turunan di TKP, bus pariwisata bernopol P 7221 UG diduga mengalami rem blong.
Bus menabrak pembatas jalan dan baru berhenti setelah menabrak pagar rumah warga setempat.
Delapan orang dilaporkan meninggal dunia. Tujuh di antaranya meninggal di lokasi, dan satu lainnya meninggal di rumah sakit. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

